LHOKSEUMAWE – PS Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe meraih kemenangan tipis, namun berharga setelah menaklukkan PS Pemko Lhokseumawe dengan skor 1-0 dalam Liga Eksekutif VIII Jurnalis Pase Football Club (JPFC). Laga yang berlangsung di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Rabu, 8 Juli 2026, sore, menyuguhkan duel sengit dengan tempo tinggi sejak menit awal.
PS Bank Indonesia langsung tampil menekan begitu pertandingan dimulai. Strategi menyerang sejak awal membuahkan hasil saat laga baru berjalan lima menit. Maulizul Akbar sukses memanfaatkan peluang di depan gawang melalui sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper PS Pemko, Ahyar. Gol tersebut membawa PS Bank Indonesia unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PS Pemko Lhokseumawe meningkatkan intensitas serangan. Melalui permainan kolektif yang rapi, mereka beberapa kali mengancam pertahanan lawan. Salah satu peluang emas lahir dari tendangan Dhuhri bernomor punggung 5, namun bola masih melambung di atas mistar gawang lawan.
PS Bank Indonesia tidak tinggal diam. Serangan balik cepat beberapa kali merepotkan lini belakang PS Pemko. Hingga turun minum, keunggulan 1-0 untuk PS Bank Indonesia tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, PS Pemko tampil lebih percaya diri dengan penguasaan bola yang lebih baik. Mereka terus menggempur pertahanan lawan demi mencari gol penyama kedudukan.
Peluang emas sempat diperoleh Khairul Rizal melalui sundulan tajam, namun kiper PS Bank Indonesia, Riski Setyawan, tampil sigap dengan menepis bola. Tak lama berselang, tendangan bebas Mus Muliadi alias Toto dari luar kotak penalti juga berhasil dimentahkan Riski, yang tampil gemilang di bawah mistar.
Meski terus mendapat tekanan sepanjang babak kedua, lini pertahanan PS Bank Indonesia mampu tampil disiplin menjaga keunggulan skor 1-0, hingga peluit panjang dibunyikan wasit Ikbal.
Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan empat kartu kuning: tiga untuk pemain PS Pemko Lhokseumawe dan satu kepada pemain PS Bank Indonesia.
Kemenangan 1-0 ini menjadi modal penting bagi PS Bank Indonesia untuk terus bersaing memperebutkan posisi terbaik di klasemen Liga Eksekutif JPFC VIII. Sementara itu, PS Pemko Lhokseumawe harus mengakui keunggulan lawannya, meski mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Laga berlangsung dalam suasana penuh sportivitas, dan mendapat dukungan meriah dari para penonton serta peserta liga. Semangat kebersamaan yang mewarnai kompetisi menjadi salah satu daya tarik utama Liga Eksekutif VIII JPFC, yang tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarinstansi di Kota Lhokseumawe.[]





