TAPAKTUAN – Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji Yulmahendra mengatakan, pelayaran KMP Labuhanhaji ke Pulau Simeulue masih ditunda karena kerusakan mesin cadangan (bantu) masih dalam perbaikan oleh pihak teknisi. Penumpang yang antre diarahkan berangkat melalui Pelabuhan Kuala Bubon, Meulaboh, Aceh Barat.

“KMP Labuhanhaji masih dalam perbaikan mesin yang rusak. Menghindari membludaknya antrean penumpang, sejak kemarin para penumpang sudah kami arahkan berangkat melalui Pelabuhan Meulaboh, kecuali truck dan mobil pribadi yang masih mangkal di Labuhanhaji menanti KMP Labuhanhaji berlayar,” kata Yulmahendra kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat, 3 Maret 2017.

Sejak diumumkan penundaan pelayaran pada Rabu kemarin, kata dia, sejumlah calon penumpang tujuan Simeulue bersama kendaraan yang mereka bawa, berangsur-angsur terus berkurang di Labuhanhaji karena sebagian dari penumpang telah memilih berangkat melalui pelabuhan Kuala Bubon, Meulaboh, Aceh Barat.

“Saat ini yang masih antre hanya mobil truck pengangkut barang berjumlah 13 unit serta delapan mobil pribadi bersama sopirnya. Sedangkan puluhan penumpang yang sebelumnya telantar dipastikan telah menuju ke Meulaboh untuk berangkat melalui pelabuhan Kuala Bubon,” ujarnya.

Sejauh ini, sambung Yulmahendra, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan KMP Labuhanhaji selesai perbaikan mesin.

“Kami masih menunggu perkembangan informasi terakhir dari pihak Syahbandar Tapaktuan dan pihak PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP). Informasi sementara kami dapat, jika perbaikan mesin bisa selesai hari ini maka penyeberangan ke Simeulue direncanakan akan dilanjutkan pada Sabtu 4 Maret 2017 malam,” ungkap Yulmahendra.

Sementara itu, Supervisor PT ASDP Labuhanhaji, Nurman yang dikonfirmasi terpisah, mengakui bahwa sejauh ini mesin bantu sebelah kiri kapal tersebut masih belum normal. Namun setelah diperbaiki sejak Rabu kemarin sekarang sudah mulai ada perkembangan.

“Sekarang sudah ada perkembangan sedikit dari sebelumnya setelah diperbaiki sejak Rabu kemarin. Untuk mempercepat perbaikan mesin cadangan itu, kami  melibatkan teknisi dari PT PLN (Persero) Suaq, Abdya. Insya Allah pada Sabtu malam KMP Labuhanhaji sudah bisa diberangkatkan menuju Simeulue,” kata Nurman.[]