26.8 C
Banda Aceh
Minggu, Oktober 17, 2021

Kodam IM Bantu Eks Jubir GAM Kembangkan Budi Daya Tiram di Aceh

BANDA ACEH – Kodam Iskandar Muda (IM) membantu satu kontainer keranjang untuk pilot project pengembangan budi daya tiram di Aceh. Keranjang ini akan dimanfaatkan untuk menampung dan membesarkan bibit tiram dengan cara diletakkan di dalam air laut asin. Di mana tiram hidup akan menyerap plankton dalam air melalui saringan mulutnya sebagai makanan hingga menjadi besar siap untuk dipanen.

“Setelah mendengar presentasi saya terkait budidaya tiram, pak Kasdam IM Brigjen TNI Joko Purwo Putranto M.Sc tertarik dan membantu dana untuk impor sebanyak 1.000 (seribu) unit keranjang lengkap dengan pelampungnya dari Cina,” kata Syardani M. Syarif yang akrab disapa Teungku Jamaica dalam siaran persnya, Ahad, 30 Mei 2021, di Banda Aceh.

Keranjang ini direncanakan akan ditempatkan di sejumlah lokasi yakni di Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Jaya.

“Ini akan kita jadikan sebagai pilot project pengembangan tiram di Aceh dan juga menjadi pusat edukasi budidaya tiram yang lebih modern untuk bisa dilihat dan dicontoh serta dibantu untuk masyarakat oleh pemerintah terutama Gubernur, Bupati/Walikota yang mempunyai wilayah pesisir laut di seluruh Aceh,” lanjut Teungku Jamaica penuh harapan positif untuk kemajuan petani tiram di Aceh.

Sebelumnya Teungku Jamaica merupakan seorang pelopor Budidaya Tiram Metode Sederhana (BTMS) di Aceh yaitu dengan memanfaatkan ban mobil bekas sebagai media untuk menempel spat (bibit) tiram.

Sebagaimana diketahui bahwa petani tiram tradisional biasanya mereka memanen tiram dengan cara merendam dalam air asin dan berlumpur selama berjam-jam untuk mengambil tiram yang menempel di batu-batu dan kayu di dasar waduk/sungai/alur.

Dalam kondisi yang tidak nyaman dan juga penuh risiko, mereka harus berjalan di atas permukaan batu sangat licin yang mudah terpeleset hingga jatuh, walaupun mereka menggunakan sepatu karet dan sarung tangan, namun cangkang tiram yang keras dan tajam itu juga masih dapat membelah dan menembus sepatu karet dan sarung tangan yang mereka gunakan itu, sehingga dapat melukai fisik terkena sayatan cangkang tiram yang sangat tajam.

“Nah, saya tidak mengubah profesi mereka sebagai pencari tiram, Budidaya Tiram Metode Sederhana ini hanya mengubah cara kerja untuk memudahkan dan meringankan pekerjaan mereka untuk mencari Tiram,” sambung Teungku Jamaica lagi.

Pencari tiram tidak perlu lagi harus turun merendam dalam air asin dan berlumpur untuk mengambil tiram, tapi mereka cukup duduk di atas sampan atau perahu kecil untuk mengangkat collector (ban mobil bekas) yang telah dipenuhi dengan tiram siap dipanen, juga tidak lagi terluka kaki dan tangannya karena kena sayatan cangkang tiram yang tajam.

“Budidaya Tiram Metode Sederhana tersebut mudah ditiru dan dilakukan oleh siapapun. Jadi, siapapun Gubernur Aceh, Bupati/Walikota, tinggal plot anggaran saja, copy and paste program Budidaya Tiram Metode Sederhana ini. Selesai masalahnya,” tutup Teungku Jamaica.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Aceh Hari Ini: Abdullah Syafii Lahir

17 Oktober 1955, Abdullah Syafii lahir di Gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen....

Alhamdulillah, Kafilah Subulussalam Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam berhasil meraih juara umum pada event Musabaqoh Qiraatil Kutub...

Ini Respons Kuasa Hukum Dinas PUPR Soal Gugatan Rekanan Gedung Kesenian Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan soal belum dibayarnya sisa pekerjaan 25...

Babak Kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub II Aceh Tuntas

BANDA ACEH – Babak kualifikasi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang digelar di Kompleks...

Kemal Attaturk Dinilai Tidak Pantas Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

BANDA ACEH – Rencana pemerintah menabalkan nama tokoh sekuler Turki Kemal Attaturk sebagai nama...

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di...

Rekanan Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe Tahap II Gugat Dinas PUPR ke Pengadilan

LHOKSEUMAWE - Wakil Direktur III CV Muhillis & Co., Rustam (58), melalui kuasa hukumnya,...

Aceh dan Sumut Bersiap Helat PON 2024

PAPUA – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, bersama Gubernur Sumatera...

Pengacara Warga Krueng Luas Minta Polisi Tetapkan Bupati Aceh Selatan Sebagai Tersangka

BANDA ACEH - Muhammd Reza Maulana, S.H., kuasa hukum atau pengacara Jasman HR., warga...

Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie Lhokseumawe Lowong

LHOKSEUMAWE - Jabatan Keuchik Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, lowong. Pasalnya,...

‘Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa Mangkrak Bisa Mencoreng Institusi Kejaksaan’

LHOKSEUMAWE – Pemerhati hukum, Muji Al-Furqan, S.H., turut menyoroti Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang hingga...

Aceh Hari Ini: Ulama Aceh Mengeluarkan Maklumat Perang Sabil

Pada 15 Oktober 1945, ulama Aceh menggelar muzakarah  membahas upaya-upaya mengakhiri kekuasaan Jepang, dan...

Program TMMD Selesai, Walkot Bintang Resmikan Jalan Tembus Darussalam-Singkohor

  SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E meresmikan pemakaian jalan tembus...

Kasus Korupsi di Dinas Syari’at Islam Gayo Lues Dilimpahkan ke PN Tipikor Banda Aceh

BLANGKEJEREN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gayo Lues telah melimpahkan berkas perkara...

Begini Kondisi Terkini Wastafel Disdik Provinsi di SMA/SMK Aceh Utara dan Lhokseumawe

ACEH UTARA – Pengadaan ratusan wastafel dan sumur bor oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh...

Harga Kopi Gayo Naik Lagi, Ini Daftar Terbaru

BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues kembali mengalami lonjakan. Harga...

Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa: ‘Tugas Kejari Menegakkan Hukum, Bukan Bicara Untung-Rugi’

LHOKSEUMAWE – LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) kembali mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi...

Aceh Hari Ini: Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Usai salat hajat dan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Residen Aceh Teuku Nyak...

UAS Resmikan Pesantren Darul Affani, Ziarah ke Oboh, Hadiri Peringatan Satu Dekade PMDR

SUBULUSSALAM - Ustadz Abdul Somad (UAS) meresmikan Pondok Pesantren Darul Affani Desa Harapan Baru,...

‘PLTU Lhoknga tak Beroperasi, PT SBA Berpotensi Rugikan Keuangan Negara 15 Miliar/Hari’

BANDA ACEH - Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, menemukan data baru terkait...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat