TAKENGON – Puluhan personel Kodim 0106 dan Polres Aceh Tengah yang dipimpin langsung oleh Komandan Unit Intel Kodim 0106/Ateng-BM Lettu Inf Arianto, malam tadi berpatroli untuk mengamankan sejumlah rumah ibadan di wilayah Aceh Tengah, Sabtu, 30 Juli 2016.
Patroli tersebut untuk mengamankan rumah ibadah Gereja Katolik Santo dan Vihara Budha di Kampung Asir-Asir, serta Gereja HKBP di Bebesen, Aceh Tengah.
Lettu Inf Arianto usai patroli mengatakan, tidak ditemukannya adanya indikasi yang dapat mengarah pada konflik berbau Suku Agama Ras dan Antargolongan.
Ini kita lakukan untuk mengantisipasi kerusuhan barbau Suku, Agama, Ras Antargolongan (SARA) paska kerusuhan dan pembakaran vihara serta sejumlah kelenteng di Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara Jumat malam kemarin, agar tidak terimbas ke wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam hal ini mencegah terjadihnya berbau SARA, katanya dalam siaran pers, Minggu, 31 Juli 2016.
Untuk itu, lanjut Arianto, Dandim 0106/Ateng-BM Letkol Inf Didit mengimbau kepada masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah agar selalu mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk mewujdkan kerukunan beragama, serta untuk menjaga keamanan yang kondusif di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.[](ihn)


