TAKENGON – Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 1 Takengon terpaksa diberlakukan sistem bertahap. Pasalnya, perangkat komputer sebagai penunjang UNBK di sekolah itu minim, Senin, 4 April 2016.

Minimnya perangkat komputer menyebabkan sebagian siswa harus mengantre untuk dapat mengikuti Ujian Nasional berbasis komputer.

Kepala sekolah SMK N 1 Takengon, Anwar mengatakan, hingga tahap pertama UN berlangsung tertib dan lancar. Belum ditemukan kendala yang berarti. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Telkom dan PLN untuk memastikan agar jaringan internet dan listrik berfungsi maksimal.

Anwar mengaku, dari jumlah peserta UN SMK N 1 Takengon sebanyak 501 siswa, terdapat dua di antaranya absen. “Dua siswa itu mengundurkan diri tanpa keterangan,” kata Anwar.[](ihn)