LHOKSEUMAWE – Komunitas Sosial Al-Birru menyalurkan paket bahan kebutuhan pokok untuk ratusan warga miskin di Gampong Uteuen Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Penyerahan paket gula pasir dan minyak goreng itu secara simbolis dilaksanakan di lapangan depan meunasah Gampong Uteuen Bayi, dihadiri puluhan warga miskin penerima bantuan, Ahad, 19 April 2020. Turut hadir tokoh masyarakat Gampong Uteuen Bayi yang juga Wakil Wali Kota Lhokseumawe, H. Yusuf Muhammad, guru pengajian dan dai di Lhokseumawe, Tgk. H. Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Tuha Peut Gampong Uteuen Bayi, HT. Anwar Haiva, Kepala Kantor Satpol PP dan WH Lhokseumawe yang juga tokoh Uteun Bayi, Zulkifli, anggota Babinsa Koramil Banda Sakti, sejumlah personel Satpol PP Lhokseumawe, dan tokoh masyarakat Uteuen Bayi lainnya.

Pihak Komunitas Al-Birru menggelar acara penyerahan bantuan itu secara simbolis dengan mengikuti protokol kesehatan. Semua orang yang hadir di lokasi acara tersebut diperiksa suhu tubuhnya oleh tim kesehatan, mencuci tangan dengan hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak atau duduk di kursi berjarak 1 meter lebih.

Sebelum penyerahan bantuan secara simbolis, Sekretaris Komunitas Al-Birru, Jalaluddin SKM., M.Kes., memaparkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jalaluddin yang sedang menyelesaikan pendidikan Doktor (S3) Ahli Gizi mengimbau kepada masyarakat dan semua kalangan tetap mengikuti protokol kesehatan agar terhindar dari wabah corona. Di antaranya, memelihara kebersihan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat, tetap jaga jarak dan memakai masker apabila harus keluar rumah karena suatu keperluan.  

Setelah guru pengajian dan dai yang juga penasihat Komunitas Al-Birru, Tgk. Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, menyampaikan tausiah serta memimpin doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk warga miskin Uteuen Bayi, yang sebagian di antaranya dalam kondisi lumpuh dan pernah stroke.

Koordinator Komunitas Al-Birru, Ustaz H. Ikhwansyah, M.A., mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok untuk ratusan warga miskin di Gampong Unteun Bayi dengan jumlah paket melebih target. “Prediksi awal 300 paket, alhamdulillah lebih dari target, mencapai sekitar 670 paket. Setiap paket berisi 2 kilogram gula pasir dan 2 kg minyak goreng dengan harga kalau diuangkan sekitar Rp61.750/paket karena harga barang sudah naik. Memang ini sedikit, karena warga yang menerima banyak,” ujarnya.

“Bantuan yang kita serahkan secara simbolis di lapangan ini untuk sekitar 30 orang penerima dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selebihnya bantuan kita antar langsung ke rumah-rumah warga yang merupakan para fakir dan miskin, termasuk yang sudah lumpuh dan mengalami stroke sehingga tidak bisa lagi mencari rezeki, dan itu prioritas utama. Sebelum menyalurkan bantuan ini kita sudah mendata dan mengonfirmasi dengan pihak aparatur gampong tentang masyarakat yang masuk katagori kaum duafa untuk kita berikan bantuan,” tutur Ustaz Ikhwansyah didampingi Sekretaris Al-Birru, Jalaluddin, dan Koordinator Lapangan Herman Ibrahim.

Menurut Ustaz Ikhwansyah, bantuan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat atau kaum dermawan. “Ini amanah dari masyarakat (yang punya kemampuan secara ekonomi), oleh masyarakat, dan untuk masyarakat (miskin). Kami hanya pengumpul dan menyalurkan saja. Sebagian besar donatur merupakan masyarakat Uteuen Bayi, dan satu dua orang dari rekan-rekan di luar daerah termasuk di Jakarta, ikut menyumbang juga walaupun mereka bukan asal Uteuen Bayi,” ungkapnya.

Ustaz Ikhwansyah menambahkan, Komunitas Al-Birru menggalang sumbangan dan menyalurkan bantuan tersebut untuk meringankan beban warga miskin terdampak Covid-19, sekaligus menyambut bulan suci Ramadan. “Dengan merebaknya Covid-19 membuat ruang gerak masyarakat jadi terbatas untuk mencari rezeki, maka Al-Birru hadir. Mudah-mudahan bantuan ini sedikit membantu warga miskin, paling tidak cukup untuk satu minggu pertama bulan Ramadan. Insya Allah, ini bukan yang terakhir, kita akan terus menggalang sumbangan untuk membantu kaum duafa yang belum memperoleh bantuan,” ujar Ustaz Ikhwansyah yang juga dai di Lhokseumawe.

Sementara itu, tokoh masyarakat Uteuen Bayi, Yusuf Muhammad, menilai aksi Komunitas Al-Birru tersebut sangat bermanfaat dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi komunitas masyarakat di daerah lain untuk saling membantu di tengah wabah Covid-19. “Kami sangat berterima kasih ada gerakan yang dilakukan Al-Birru untuk kepentingan masyarakat Uteuen Bayi. Ini dari masyarakat untuk masyarakat,” ucapnya.

“Kita harapkan ini akan menggugah (masyarakat) di daerah lain untuk membantu masyarakat miskin terdampak wabah Covid-19 dengan penuh keikhlasan. Wabah ini ujian bagi kita semua. Inilah waktunya untuk mendekatkan diri kepada Allah,” tutur Yusuf Muhammad.

Yusuf yang juga Wakil Wali Kota Lhokseumawe mengimbau kepada masyarakat selalu menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Tetap berada di rumah dengan memperbanyak muhasabah dan ibadah. Jika pun harus keluar rumah karena ada suatu keperluan, mesti mengikuti protokol kesehatan dikeluarkan pemerintah. Di antaranya, menjaga jarak, pakai masker, dan sering mencuci tangan dengan sabun.[](*)