Senin, Juni 24, 2024

HUT Ke-50 Aceh Tenggara,...

KUTACANE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara membuka stan pelayanan...

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...
BerandaNewsKomunitas Muslim Turki...

Komunitas Muslim Turki akan gelar protes bela Uyghur

COLOGNE – Komunitas Islam Pandangan Nasional (IGMG), salah satu asosiasi Muslim-Turki terbesar Jerman, berencana untuk menggelar protes terhadap perlakuan China terhadap Uyghur bulan depan, kata ketua kelompok tersebut pada Rabu.

“IGMG akan mengadakan protes pada 2 Februari di 20 kota di 13 negara dengan membacakan pernyataan di depan kedutaan dan konsulat China,” kata Kemal Ergun.

Ergun mengatakan komunitas akan memprotes kebijakan China yang merugikan warga Uyghur yang tinggal di Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang dan menyatakan solidaritas dengan mereka.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, dia mengatakan China melanggar hukum hak asasi manusia internasional dengan memaksa Uyghur meninggalkan agama dan budaya mereka serta memisahkan keluarga di kamp-kamp pelatihan.

“Komunitas internasional harus mengambil tindakan terhadap penindasan China. Hak asasi manusia tidak dapat dikorbankan demi hubungan ekonomi,” kata Ergun, mengungkapkan kekecewaannya atas kebisuan komunitas internasional soal masalah ini.

Pada sebuah pertemuan pada Agustus lalu di Jenewa, Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial mengatakan warga Uyghur di Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang, yang dituduh memiliki pandangan agama yang kuat dan iedeologi yang tidak benar secara politis, dipenjara atau ditahan di kamp pendidikan politik.

Perwakilan badan PBB mengatakan hingga 3 juta orang telah ditahan tanpa diadili.

Human Rights Watch sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah China sedang melakukan kampanye sistematis pelanggaran HAM terhadap warga Muslim Turk di Xinjiang.[]Sumber:Anadolu Agency/turkinesia

Baca juga: