BANDA ACEH – Koordinator Wilayah Wareh Mualem, Syahrial, meminta DPP Partai Aceh menyikapi pelecehan yang dilakukan Ketua DPW PA Aceh Singkil, Yakarim Munir. Menurutnya, sikap Ya Karim Munir membentang baliho calon Gubernur Aceh dari PA, Muzakir Manaf, berlatar warna Merah Putih telah menimbulkan tanda tanya besar.

“Kesan dari baliho tersebut bahwa Mualem di Aceh Singkil diusung dari partai merah putih karena baliho itu juga dinaikkan di Kantor DPW PA Aceh Singkil,” kata Syahrial kepada portalsatu.com, Minggu, 17 April 2016 dinihari.

Menurut Syahrial dalam baliho tersebut juga mencantumkan les hitam yang dinilai aneh. “Artinya sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Aceh sehingga perlu dipertanyakan apa maksud dari semua itu,” katanya lagi.

Syahrial mengatakan hal serupa juga pernah dilakukan Yakarim Munir ketika pemilihan legislatif beberapa waktu lalu. “Hal itu sangat menyakitkan bagi kita sebagai pendiri Partai Aceh, yang kita sayangkan Ketua PA Aceh Singkil dan juga Sekjen partai tidak mempersoalkan masalah tersebut, sehingga kita dari Wareh Mualem yang merasa tidak setuju dengan perbuatan Yakarim Munir harus angkat bicara,” ujarnya.

Dia juga mempertanyakan kepada DPP PA terkait pencalonan Yakarim Munir apakah sudah final. Syahrial mengatakan jika Yakarim Munir yang diusung PA Pusat, maka Wareh Mualem tidak akan melibatkan diri untuk memenangkan yang bersangkutan di Aceh Singkil. 

Syahrial menyebutkan dukungan juga tidak akan diberikan kepada Yakarim Munir oleh seluruh tim pemenangan Mualem di daerah tersebut. Dia beralasan Yakarim Munir sebagai Ketua DPW PA tidak bisa diajak kerja sama dan tidak mau menghargai orang lain. 

Penyaket ka ijak puduek ketua partai, peuhan meuramah teuh ipeukhem le ureung laen mantong sit peugah droe hayeu,” ujarnya.

Selanjutnya, Syahrial meminta DPP PA untuk memerintahkan penurunan baliho berlatar merah putih tersebut dan menindaklanjuti pelecehan yang dilakukan Yakarim Munir. “Partai Aceh bukan kita dapatkan di kaki lima, tapi sebuah perjuangan dan pengorbanan bangsa Aceh,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan portalsatu.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Ketua PA Aceh Singkil Yakarim Munir terkait tudingan tersebut.

Sementara itu, Jubir Partai Aceh Pusat, Suadi Sulaiman mengatakan pernah mendengar wacana Yakarim Munir diusulkan menjadi calon Bupati Aceh Singkil. “Tapi coba konfirmasi ke Syarbaini (Sekjen PA Aceh Singkil),” ujarnya.[](bna)