BANDA ACEH – Sebuah komunitas seniman yang berkonsentrasi di bidang seni sastra, musik dan teater, KOSMA, kembali merencanakan pertunjukan di beberapa tempat di Banda Aceh, dari 17 sampai 21 Oktober 2025.
Ketua panitia, Iwan Setiawan, mengatakan, pentas dalam bentuk pertunjukan baca puisi dan musikakisasi puisi secara the tour keliling ini selama lima malam di lima titik cape yang ada di Aceh, seperti MjD Cafe, SMEA Kopi Premium Ule Lheee, dan beberapa tempat di Banda Aceh lainnya.
“Sebenarnya agak langka di lakukan di Banda Aceh bahkan baru ini pertama kali. Apalagi dipentaskan di cape-cape di kalangan yang rata-rata dari generasi gen Z. Dengan misi syi’ar mengajak anak-anak terutama gen Z pada muda untuk kebaikan, meninggalkan narkoba, berbicara tentang ketuhanan, lingkungan, dan kasih – sayang antara sesama makhluk Allah,” katanya.
Pentas ini sendiri diberi tema “Syair dan Syi’ar Musikakisasi Puisi Road to Cafe the Maestro Penyair Aceh”, akan menampilkan para penyair dan pembaca puisi dengan scala nasional seperti Deknong Keumalawati, Wina SW1, Zulfikar Sawang, Djamal Syarief, Herman RN, dan yang lainnya.
Acara juga menampakkan karya -karya para penyair Nasional, seperti karya Sapardi Djoko Damono, Ahmadun, dan juga karya para penyair lokal juga membawa beberapa karya musikakisasi puisi karya KOSMA orisinil yang populer di Aceh tahun 90an yaitu rajawali.
“KOSMA yang berdiri sejak tahun 2004 telah banyak melahirkan karya musikakisasi puisi ini selanjutnya akan melanjutkan road the to Cape musikakisasi puisi ini ke kabupaten yang ada di Aceh lainnya.
Yang terdekat adalah kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Takengon,” katanya.[]



