BerandaKota Puisi-Meulaboh Ke-2 Meriah, Murni Dikelola Sanggar Mulia Nanggroe

Kota Puisi-Meulaboh Ke-2 Meriah, Murni Dikelola Sanggar Mulia Nanggroe

Populer

MEULABOH – Kemarin, Minggu, 6 Maret 2016 , tepat pukul 16.30 s/d 18.00 WIB Kota Puisi-Meulaboh yang kedua kali dilaksanakan. Dipandu oleh Nursiah sebagai MC, dalam suasana sedikit mendung sempat rintik-rintik hujan namun cerah kembali.

Di gundukan Lapangan Teuku Umar sebagai Lapangan Kota, prosesi pembacaan puisi oleh peminat sastra puisi dari berbagai kalangan setempat murni dilaksanakan oleh Sanggar Mulia Nanggroe pimpinan Nana Noviana.

Tidak tampak utusan dari Kota Puisi Banda Aceh sebagaimana kali pertama dahulu yang turut diwakili oleh Muhammad Rain (Muhrain). Muhrain sebagai promotor Kota Puisi Aceh berikut Thayeb Loh Angen sebagai pencetus kegiatan rutin ini menyambut gembira atas pengelolaan secara murni dan penuh Kota Puisi kedua tersebut oleh komunitas dari Meulaboh sendiri.

Dengan demikian telah membuktikan bahwa Kota Puisi adalah milik para seniman sastra (penyair) juga masyarakat di sana.

Diawali dengan musik Rapai sebagai pembuka acara kemudian dilanjutkan dengan membaca puisi pertama yang ditampilkan oleh guru Bahasa dan Sastra Indonesia MAN 1 Meulaboh, Husnul Khatimah Arief. Ia adalah alumni FKIP Bahasa dan Sastra Indonesia Unsyiah yang dulunya juga pegiat seni di UKM Seni Putroe Phang Unsyiah dan UKM Teater Nol Unsyiah.

Di samping itu, acara kali ini juga dihadiri oleh seniman senior Meulaboh yaitu penyair Isnu Kembara tokoh sastra, sejarawan sekaligus wartawan senior kebanggaan masyarakat Aceh Barat dan penyair Mustiar AR yang sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini.

Kali ini Kota Puisi di Meulaboh juga ramai dihadiri oleh anggota Sanggar Mulia Nanggroe yang terdiri dari siswa/i dan mahasiswa/i. Beberapa peserta berasal dari sekolah dan universitas yang turut mengisi pembacaan puisi di antaranya: MAN 1 Meulaboh, SMA N 1 Meulaboh, MTsN Model Meulaboh, SMA N 3 Meulaboh, STKIP Bina Bangsa Meulaboh, turut pula dihadiri peserta dari kalangan mahasiswa Universitas Tengku Umar Meulaboh.

Tampak animo peserta sangat besar terlihat dari berbagai latar usia, hal tersebut tentu sangat menggembirakan demi mendorong kemajuan sastra khususnya baca puisi. Selain membaca puisi, para penyair juga guru Bahasa dan Sastra Indonesia yang hadir turut pula menyampaikan beberapa kiat dan solusi membaca puisi bagi peserta, guna berbagi pengalaman yang bermanfaat bagi peserta untuk di kemudian hari semakin terampil membaca puisi.

Kota Puisi juga mengajak seluruh masyarakat dari berbagai kalangan untuk terus menghadiri kegiatan sastra Kota Puisi di mana pun mereka berada. Saat ini kota-kota besar di Aceh telah melaksanakan kegiatan serupa yakni Banda Aceh, Lhokseumawe dan Langsa.

Pengelola Sanggar Mulia Nanggroe, Nana Noviana, di sela kegiatan tersebut menyampaikan pesan kepada semua peserta untuk tidak perlu merasa minder dan malu dalam membaca puisi, sebab acara tersebut tidak semata-mata ditujukan bagi pembaca puisi profesional belaka namun juga untuk pembaca puisi amatir sekalipun tetap diberikan kesempatan yang sama, “Mereka berhak membacakan karya puisi kesukaannya” tuturnya.

Laporan Muhrain, penyair, promotor Kota Puisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya