SUBULUSSALAM – Njuah Masdiani, balita asal Kampong Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam menderita atresia bilier menyebabkan perutnya membesar dan menguning.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Subulussalam menyerahkan kotak kepedulian terhadap Njuah Masdiani kepada Pemerintah Kota Subulussalam diterima Asisten II Setda, Masri, S.P.

“Kotak kepedulian ini untuk mengetuk hati semua pihak agar bisa meringankan beban penderitaan adik kami Njuah Masdiani menderita penyakit atresia bilier,” kata Ketua YARA Edi Sahputra dalam siaran pers dikirim kepada portalsatu.com, Jumat, 20  Oktober 2017.

Menurut Edi, kini kondisi balita dari keluarga kurang mampu itu sangat memprihatikan, perut semakin membesar dan menguning. Terkait pengobatan balita tersebut, YARA bersama Dinas Kesehatan Kota Subulussalam sudah duduk bersama membahas agar biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Aceh.

“Karena biaya perobatan mencapai miliaran rupiah. Sementara yang ditanggung BPJS hanya Rp250 juta,” kata Edi.

YARA terus melakukan aksi peduli Njuah Masdiani, agar pihak keluarga optimis untuk kesembuhan anak mereka.

“Pihak keluarga butuh uluran tangan kita untuk bisa melanjutkan proses pengobatannya sampai ke Jakarta. Karena kondisi ekonomi keluarga sangat  lemah, untuk biaya mendampingi Njuah saja mereka tidak mampu,” ujarnya.

Edi mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyumbang dana untuk mengurangi beban keluarga kurang mampu itu, dapat dikirim melalui rekening BRI Nomor 3526.01.021090.53-0  atas nama Siti Jubaidah keluarga yang bersangkutan.[]