LHOKSEUMAWE – Komite Peralihan Aceh (KPA) Kuta Pase menambah kuota daging meugang hari raya Idulfitri untuk anak yatim dan kaum duafa di Kota Lhokseumawe. Saat meugang Ramadan, 4 ton daging dengan jumlah penerima sebanyak 2.683 anak yatim, kini bertambah menjadi 3.317 jiwa.
Alhamdulillah, untuk daging meugang hari raya kali ini, KPA Kuta Pase sudah menyalurkan daging meugang untuk 3.317 jiwa anak yatim yang ada di Kota Lhokseumawe. Jumlah ini lebih besar dari penyaluran pada meugang Ramadan yaitu 2.682 jiwa, ujar Razali Hasbi, Sekretaris KPA Kuta Pase kepada portalsatu.com, Jumat, 23 Juni 2017.
Pria yang akrab disapa Mukim Li tersebut menyebutkan, tambahan kuota daging meugang tersebut setelah ada pemutakhiran data yang disusun tim KPA Kuta Pase, yaitu pada perubahan batas usia anak yatim yang masih patut menerima bantuan, yakni maksimal 18 tahun.
Waktu lalu kita hanya menerapkan anak yatim penerima manfaat maksimal berusia 15 tahun. Jadi karena berbagai pertimbang kemanusiaan, maka kali ini batas usianya kita naikkan sesuai instruksi Ketua KPA Kuta Pase Mukhtar Hanafiah atau Ableh Kandang. Selain itu angka bertambah karena ada sejumlah anak yang orang tua atau ayahnya meninggal dalam Ramadan tahun ini, kata Mukim Li.
Mukim Li menjelaskan, ke depan KPA Kuta Pase akan terus melakukan kegiatan serupa, dengan harapan masyarakat kurang mampu di Lhokseumawe mendapat bantuan daging meugang hari raya Idulfitri. Ia juga mengharapkan, kepedulian serupa juga ditunjukkan lembaga-lembaga lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang terbantu.
Menyambut hari raya Idulfitri, kami atas nama keluarga besar KPA Kuta Pase mengucapkan selamat merayakan Idulfitri 1488 Hijriah, mohon lahir dan batin. Semoga Ramadan yang sudah kita lalui menjadi berkah dan kita kembali fitrah, pungkasnya.[]


