BIREUEN – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bireuen menghimpun pajak Rp453 miliar pada tahun 2019. Pajak tersebut menjadi pendapatan yang disetor ke kas negara.

Kepala KPP Pratama Bireuen Susanto mengungkapkan hal itu pada pencanangan Pekan Panutan Penyampaian SPT tahunan tahun pajak 2020 digelar di Kantor Pusat Pemkab Bireuen, Rabu, 4 Maret 2020.

Pajak terhimpun dari empat kabupaten wilayah kerja KPP Pratama Bireuen yaitu Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, Pidie Jaya dan Aceh Tengah. Pajak itu “disumbang” oleh 140 ribu wajib pajak baik pribadi dan badan usaha.

“Dari jumlah itu yang terbesar dari Kabupaten Bireuen yaitu 38 persen. Khusus pajak yang dipotong di SKPK dari seluruh penerimaan, Kabupaten Bireuen menyumbang 35 persen atau Rp91 miliar,” ujarnya.

Susanto mengatakan Rp453 miliar disetor ke Jakarta merupakan bagian dari pendapatan pajak secara nasional Rp1.300 triliun. Dana itu lalu dibagikan lagi menjadi APBD, APBK, APBA dan dana desa di seluruh Indonesia. “Kantor Pajak Pratama Bireuen pada tahun 2020 ini diberi target Rp550 miliar,” katanya.

Pekan panutan penyampaian SPT tahunan tahun pajak 2020 itu dirangkai dengan evaluasi Sensus Penduduk 2020 secara online. Kepala BPS Bireuen Dara Dian mengatakan evaluasi untuk melihat kesiapan sensus secara online.

Plt. Bupati Bireuen Muzakkar A. Gani mengatakan perlu membangun kesadaran kolektif dari semua pihak supaya tanpa dipaksa dan didorong masyarakat mau membayar pajak sebagai kewajiban bagi warganegara.

“Ada beberapa hal yang membuat masyarakat enggan membayar pajak, misalnya ketika melihat atau mendengar berita ada perusahaan besar yang diketahui menghindari pajak, tetapi kurang mendapat tindakan tegas,” katanya. 

Muzakkar melalui Kepala KPP Pratama Bireuen menyampaikan ke pimpinan di instansi pajak agar komitmen tegas dan adil dalam hal kewajiban membayar pajak. Sehingga ada kepercayaan semua wajib pajak.

Dalam hal Sensus Penduduk 2020, Muzakkar mengharapkan kepada masyarakat Bireuen untuk berpartisipasi melakukan Sensus Penduduk secara online. Sensus untuk data kebijakan program pembangunan ke depan.

Pada acara dihadiri peserta dari SKPK dan unsur terkait dari tingkat kabupaten dan kecamatan itu, Plt. Bupati Bireuen Muzakkar A. Gani mengisi SPT tahunan dan mengisi form Sensus Penduduk secara online dengan dipandu petugas.[]