BANDA ACEH – Pihak Angkasa Pura Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) dalam forum diskusi digelar bersama para anggota Komisi I DPRA dan Angkatan Udara Lanud SIM, di Gedung Angkasa Pura Bandara SIM, Jumat, 31 Maret 2017 kemarin, memberikan penjelasan terkait kronologi pendaratan darurat pesawat milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USA Air Force).

Dalam forum tersebut, Manajer Operasi Surkani melalui power poin memberikan penjelasan kronologi terkait insiden yang terjadi, Jumat, 24 Maret 2017 lalu.

“Kita akan menampilkan saja di depan kronologi awal kejadian TORA 82,” kata Surkani.

Berdasarkan laporan awal kejadian (incident), kejadian serius (serious incident), dan kecelakaan (accident) pesawat udara dengan fasilitas/peralatan dan kendaraan di Bandara Udara Sultan Iskandar Muda, berikut kronologinya:

11.30 WIB, tower SIM menerima informasi dari Medan control dan Jakarta control ada pesawat dari Diego Garcia Airport (FJGD), Kadena Airport (RODN) FL 210 dengan jumlah penumpang 20 orang. Call sign TORA 82 tipe pesawat C135 (Boing 707).

11.45 WIB, mMedan control menginformasikan pesawat tidak jadi mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda- Aceh tetapi akan mencoba mendarat di Kuala Lumpur Malaysia.

12.00 WIB, Medan control menginformasikan bahwa pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda-Aceh.

12.01 WIB, ATC on Duty menginformasikan kepada Jr. Manager Operasi Airnav DAN seluruh unit-unit terkait (PKP-PK, Lanud SIM, AM C, SAR, dan Avsec).

12.02 WIB, tingkat siaga PKP-PK dengan keadaan daerurat penuh (full emergency).

12.05 WIB, pesawat menuju ke BAC VOR dengan ketinggian FL 210 dan melakukan Holding di BAC VOR dengan alasan mengurangi bahan bakar.

12.20 WIB, transfer ETA dari Medan control ke sultan tower.

12.25 WIB, PKP-PK stand by di Shoulder Runway 17. Akses Road PKP-PK dan Fillet Taxiway A (alpha).

12.55 WIB, TORA 82 contact Sultan Tower and Descending to FL 150 Holding over BAC VOR.

13.08 WIB, TORA 81 melakukan manuver U.S Approach runway 17 ketinggian 5.000 feet.

13.20 WIB, TORA 82 landing melalui runway 17 dan terhenti (block) di taxiway A (alpha) dengan kondisi aman dan petugas tetap PKP-PK stand by di lokasi.

13.22 WIB, crew dan passanger turun dari pesawat udara TORA 82 dalam kondisi selamat.

14.50 WIB, seluruh kendaraan PKP-PK kembali menuju fire station.

16.53 WIB, pesawat remove dari taxiway A (alpha) menuju parking stand 1 (satu) setelah menerima engine input dari GPU (Ground Power Unit).[]