BIREUEN – Memasuki hari raya kedua, objek wisata Krueng (sungai) Batee Iliek di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Aceh.

Amatan portalsatu.com, pengunjung yang datang ke lokasi wisata ini tak banyak yang mandi di sungai. Debit air sungai yang menyusut drastis membuat pengunjung lebih memilih bersantai di kedai-kedai, di sepanjang bibir sungai.

Namun, Krueng Batee Iliek yang dipenuhi batu-batu besar tetap memiliki pesona tersendiri bagi pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan keindahan sungai dengan kamera ponselnya. Sejumlah pengunjung lain terlihat ada pula yang berselfie dan groufie ria. Mereka juga menjadikan batu-batu besar sebagai tempat bersantai.

Di lokasi ini terlihat juga para penjual pakaian yang menjadi daya tarik wisatawan. Apalagi pakaian yang dijual dipatok dengan harga murah sehingga tidak menguras isi kantong.

Para pengunjung tak hanya berasal dari kawasan Bireuen dan sekitarnya saja, tetapi ada juga yang berasal dari Banda Aceh.

“Kami sekalian mudik ke Pidie, kalau pulang kampung pasti selalu ke sini, walaupun tidak mandi yang penting sudah bisa melihat lihat orang ramai, daripada di rumah terus, bosan,” ujar Suryawati, warga Banda Aceh di lokasi wisata.

Wati mengaku datang dengan keluarga besarnya. Cuaca mendung diakuinya cukup bersahabat.

Bagi yang ingin memanjakan perutnya, di sini juga tersedia banyak pilihan kuliner. Ada mie goreng, mie so, jagung bakar, bakso bakar dan siomay. Tetapi jika anda ingin mencicipi jajanan khas Batee Iliek, pastikan memesan seporsi rujak.

Pengunjung lainnya, Tahza, mengatakan objek wisata ini cukup menarik untuk dikunjungi. Hanya saja, banyaknya sampah di sungai membuatnya prihatin.

Selain bungkus makanan dan plastik, sejumlah popok bayi juga terlihat di sela-sela batu di sungai.[](bna)