Sigli – Luapan Krueng Teupin Raya, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, sejak Senin, 23 Januari, siang hingga malam hari, menyebabkan 6 gampông terendam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, bahkan tidak ada warga yang mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Apriadi, saat dikonfirmasi hari ini mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi, setelah mendapatkan laporan luapan sungai Teupin Raya sudah merendam pemukiman penduduk. “Kami langsung turun ke lokasi untuk memberikan bantuan evakuasi setelah menerima laporan,” katanya kepada portalsatu.com, Selasa, 24 Januari 2017.

Menurutnya, luapan air sungai disebabkan hujan lebat sepanjang hari kemarin, sehingga debit air naik dan meluap ke jalan dan pemukiman penduduk di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). “Ada 6 gampông yang sempat terendam. Namun, kini kondisinya sudah normal kembali, airnya sudah surut,” terang Apriadi.

Adapun pemukiman penduduk yang sempat terendam di Kecamatan Geulumpang Tiga, meliputi, Gampông Cot Baroh, Gampông Cot Tunoeng, Gampông Dayah Tanoh, Gampông Kayee Jatoe, Gampông Sukon Mesjid dan Gampông Kruet Tumpuen. Untuk sementara dalam peristiwa itu tidak ada bangunan yang rusak, serta tidak ada warga yang mengungsi. “Saat ini belum ada laporan pasti dari camat tentang kerusakan,” aku Kepala BPBD

Pihaknya, lanjut Apriadi sudah menyalurkan bantuan masa panik berupa sembako untuk warga yang mengalami korban di 6 gampông yang terimbas banjir luapan sungai. “Sedang untuk kebutuhan bantuan selanjutnya, kita tunggu laporan riil dari camat,” katanya.[]