27.6 C
Banda Aceh
Senin, November 29, 2021
Array

KUA-PPAS 2020 Belum ke DPRK, Wakil Wali Kota Lhokseumawe: Sekarang i-Ren

LHOKSEUMAWE – Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, mengatakan pemerintah kota ini menerapkan Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan dalam penyusunan anggaran dan kegiatan tahun 2020. Itu sebabnya, kata Yusuf, butuh waktu untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah/Kota (RKPD/RKPK) Lhokseumawe hingga Rancangan KUA-PPAS 2020.

“KUA dan PPAS saat ini berbeda dengan dulu, sekarang kan sistem i-Ren atau (Sistem) Informasi Perencanaan Pembangunan. Jadi, apa yang dimasukkan (dalam RKPK dan KUA-PPAS 2020) berarti sudah masuk keseluruh jajaran (Pemko Lhokseumawe),” ujar Yusuf Muhammad saat menelepon portalsatu.com, Rabu, 7 Agustus 2019 usai siang.

Sebelumnya, portalsatu.com menghubungi Yusuf Muhammad, Rabu pagi hingga siang, tapi ia tidak merespons panggilan masuk di telepon selulernya. Wakil Wali Kota Lhokseumawe itu kemudian menghubungi portalsatu.com. “Mohon maaf, sekarang saya berada di Banda Aceh sedang ada kegiatan dinas sebentar,” ucapnya.

Dilihat portalsatu.com pada irencana.lhokseumawekota.go.id, “i-Ren atau Internet Rencana adalah Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan yang merupakan hasil dari kerja sama antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mengsinergikan perencanaan pembangunan daerah antara SKPK, DPRK, Gampong dan masyarakat dalam penyusunan RKPK secara efektif dan efisien serta transparan“.

Yusuf menyebutkan, Bappeda Lhokseumawe sedang menyempurnakan RKPK 2020. Setelah itu, Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Lhokseumawe segera merampungkan Rancangan Kebijakan Umum APBK (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 untuk dapat disampaikan kepada DPRK.

“Jadi, (program dan kegiatan dalam) KUA dan PPAS dari Pemko Lhokseumawe itu sudah masuk ke sistem i-Ren. Berbeda dengan daerah-daerah yang belum memberlakukan sistem i-Ren tersebut,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pihaknya akan menyampaikan Rancangan KUA-PPAS 2020 dan KUPA-PPASP 2019 kepada DPRK usai hari raya Idul Adha. “Rencananya, mungkin nanti usai lebaran Idul Adha akan dibahas di tingkat DPRK Lhokseumawe. Mudah-mudahan persetujuan bersama (terhadap Rancangan Qanun tentang APBK 2020) pada akhir November 2019 bisa selesai,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, “Saya kira itu tidak lamban. Yang jelas penyusunan tersebut (sampai persetujuan bersama dengan DPRK) dapat terselesaikan dengan baik nantinya”.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe belum menyampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2020 kepada DPRK. Padahal, menurut Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020, Kepala Daerah harus menyampaikan Rancangan KUA-PPAS 2020 kepada DPRD paling lambat minggu II Juli, dan kesepakatan bersama paling telat minggu II Agustus 2019.

Baca juga: Ini Tahapan dan Jadwal Penyusunan APBD 2020 Menurut Permendagri 33/2019

Informasi dihimpun portalsatu.com, Rabu, 7 Agustus 2019, menyebutkan Wali Kota Lhokseumawe belum menyampaikan Rancangan KUA-PPAS 2020 kepada DPRK lantaran belum selesai disusun oleh Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK). BPKK Lhokseumawe belum merampungkan tugasnya karena masih menunggu Bappeda menuntaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 sebagai dasar penyusunan Rancangan KUA-PPAS.

Kepala Bappeda Lhokseumawe, Salahuddin, mengatakan, pada tahun anggaran sebelumnya, penyusunan RKPD sampai Rancangan KUA-PPAS ditangani Bappeda. “Namun, sesuai Permendagri baru, penyusunan KUA-PPAS 2020 di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah/Kota atau BPKK). Kami cuma menyusun RKPD. Coba konfirmasi BPKAD, karena penyusunan KUA-PPAS di sana,” ujar Salahuddin menjawab portalsatu.com lewat telepon seluler, Rabu siang.

Salahuddin menyebutkan, Bappeda sudah menyusun RKPD 2020. “Namun demikian, RKPD tersebut masih perlu penyempurnaan menindaklanjuti hasil fasilitasi penyempurnaan dari Kantor Gubernur C.q. Bappeda Aceh,” katanya. Salahuddin mengaku sudah dua hari tidak masuk kantor lantaran kurang sehat akibat kelelahan.

Sekretaris BPKK Lhokseumawe, Ridwan, dikonfirmasi terpisah, Rabu siang, mengatakan Rancangan KUA-PPAS 2020 dalam proses penyusunan. Untuk dapat merampungkan penyusunan Rancangan KUA-PPAS, kata dia, pihaknya sedang menunggu RKPD 2020 yang sedang tahap finalisasi di Bappeda.

Selain KUA-PPAS 2020, Wali Kota Lhokseumawe juga belum menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBK (KUPA) serta PPAS Perubahan 2019 kepada DPRK. Sekretaris BPKK Lhokseumawe, Ridwan, menyebutkan pihaknya tengah menyelesaikan penyusunan Rancangan KUPA-PPASP 2019 agar dapat disampaikan kepada dewan. “Dalam proses, hampir selesai (penyusunan KUPA-PPASP 2019),” ujar mantan Sekretaris Bappeda Lhokseumawe itu.

Berdasarkan Tahapan dan Jadwal Proses Penyusunan Perubahan APBD 2019 sebagaiman diatur dalam Permendagri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2019, kesepakatan antara Kepala Daerah dan DPRD atas Rancangan KUPA dan PPASP harus dilakukan paling lambat minggu II Agustus 2019.

Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, T. Sofianus alias Pon Cek, menyayangkan lambannya kinerja eksekutif dalam menyusun RKPD hingga Rancangan KUA-PPAS Tahun 2020 dan KUPA-PPASP 2019.

“Begitu banyak masukan yang disuarakan oleh masyarakat, dan juga (kritikan disampaikan) pemerhati menyangkut sangat lambannya proses pembangunan selama ini. Ternyata, bukan hanya lambat proses tender (proyek dalam APBK murni 2019), tapi penyusunan perencanaan anggaran (KUPA-PPASP 2019 dan KUA-PPAS 2020) juga lamban. Jelas kita prihatin dengan kondisi ini,” ujar Pon Cek saat diwawancarai portalsatu.com lewat telepon seluler, Rabu, 7 Agustus 2019, siang.

Pon Cek mengaku pernah menanyakan kepada pihak eksekutif terkait penyusunan Rancangan KUA serta PPAS 2020 maupun KUPA-PPASP 2019. “Katanya dalam proses finishing,” ungkap pimpinan DPRK Lhokseumawe dari Partai Demokrat ini.

“Kita minta pemko segera menyelesaikan (RKPD, KUA-PPAS 2020 dan KUPA PPASP 2019). Karena sesuai Tahapan dan Jadwal Proses Penyusunan APBD yang diatur Permendagri, paling lambat minggu kedua bulan Juli lalu seharusnya sudah disampaikan kepada DPRK,” ujar Pon Cek.

Pon Cek menyebutkan, anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2024 akan dilantik pada 10 September 2019. “Jadi, masih ada waktu bagi dewan sekarang untuk membahas KUA-PPAS itu, dan kita siap kalau sudah diserahkan. Sebetulnya (KUPA-PPASP 2019) hanya menyesuaikan kembali, bukan membahas dari nol lagi, namanya saja perubahan,” katanya.

Dia kembali mengingatkan eksekutif segera menuntaskan RKPD dan KUA-PPAS 2020, begitu pula KUPA-PPAS 2019 agar dapat disampaikan kepada DPRK untuk dibahas bersama. “Jangan nanti ‘dikambinghitamkan’ dewan. Belum diserahkan, bagaimana kita bahas. Jadi, harus segera diserahkan sehingga setelah hari raya Idul Adha bisa dimulai pembahasan dan menyesuaikan dengan jadwal,” ujar Pon Cek.[](idg)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Festival Budaya Rapai Pase: Grup Peurupok, Geulumpang Tujoh, dan Reuleng Manyang Juara

LHOKSUKON - Grup Rapai Peurupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, meraih juara I pada...

PAG Bantu Sembako Untuk Warga Usai Vaksin

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG) membantu paket sembako 232 sak beras kepada...

Maulid Nabi Jalin Silaturahmi Masyarakat Aceh di Perantauan

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi masyarakat...

Wali Nanggroe: Peringatan Maulid Harus Menjadi Sarana Memperkuat Kebersamaan

  BANDA ACEH– Selain sebagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW...

4 DPO Menyerah, Pengungkapan Kasus Penembakan Pos Pol Panton Reu Dinyatakan Tuntas

MEULABOH – Polda Aceh menyatakan pengungkapan kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh...

Peringatan Maulid Nabi Bagian dari Khasanah Kebudayaan Aceh

  BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar mengatakan,...

Pemko Subulussalam Saluran Beasiswa Rp 1,2 Miliar kepada 751 Mahasiswa

BeasiswaSUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp 1.200.000.000 kepada 751 mahasiswa...

Mahasiswa Unimal Ajari Warga Meuriya Bikin Sabun Cair

LHOKSUKON – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong...

Pemko Lhokseumawe Diminta Tinjau Kembali Larangan Budi Daya Ikan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe diminta untuk meninjau kembali larangan budi daya di...

Cisah Gelar Festival Budaya Rapai Pase Dimeriahkan 12 Grup di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) menggelar Festival Budaya...

Terlibat Korupsi Rp 723.726.767, Polres Subulussalam Tahan Mantan Kades Muara Batu-Batu

  SUBULUSSALAM - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Subulussalam melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi...

Mantan Kades di Subulussalam Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

  SUBULUSSALAM - Mantan Kades Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam inisial MS ditetapkan...

AJI dan LBH Pers Desak Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Jurnalis Bahrul

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan LBH Pers mendesak Polda Aceh segera...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan...

Perpena CUP, Bintang: Bermain Sportif, Agar bisa Tampil Liga Pro Bersama Sadakata Klub

  SUBULUSSALAM - Sebanyak 27 tim berlaga dalam turnamen Futsal Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) CUP...

Mahasiswa Unimal Ajarkan Cara Membuat Akun Sosmed Penjualan Online

BANDA ACEH - Pada era digitalisasi ini para pebisnis ramai melakukan jual beli melalui...

Cut Rani Auliza, Dara Aceh Rilis Single ‘Mate Rasa’

BANDA ACEH - Sempat vakum beberapa waktu lalu, Kini Cut Rani Auliza dara asal...

Mahasiswa KKN Latih Siswa SMP Membuat PPT

BANDA ACEH - Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhoksemawe sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di...

Buka Sidang Raya Majelis Tinggi, Ini Arahan Wali Nanggroe kepada Perangkat Lembaga

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar Aceh secara...

Lembaga Wali Nanggroe Aceh Gelar Sidang Raya Majelis Tinggi

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Raya Majelis Tinggi untuk membahas...