BIREUEN – Mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek, Husaini M Amin alias Teungku Batee mengatakan begitu perlunya konsolidasi mantan kombatan untuk menyukseskan pembangunan, terutama di Kabupaten Bireuen.
“Selama ini kita semua seperti lupa bahwa melanjutkan pembangunan merupakan konsesi dari perdamaian. Perjanjian damai Helsinki secara tegas menyatakan bahwa Aceh akan dibangun secara bermartabat dan menyeluruh, baik infrastruktur, suprastuktur, dan perdamaian,” ujar Teungku Batee dalam siaran pers yang dikirim ke portalsatu.com, Minggu, 17 Juli 2016.
Hal senada juga disampaikannya saat menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan kombatan GAM Wilayah Batee Iliek. Pertemuan tersebut berlangsung di Resto Lee Partee Kompleks Hotel Matang Raya, Jumat, 15 Juli 2016 lalu.
Menurutnya pembangunan sebuah kawasan tidak akan tercapai jika masyarakat tidak solid dalam mendukung arah perjuangan. Dia juga mengatakan mantan kombatan GAM saat ini sudah diterima di tengah-tengah masyarakat.
“Ini merupakan modal awal yang cukup bagus dalam upaya mewujudkan pembangunan,” ujarnya.
Dia berharap mantan kombatan tidak terjebak dengan tujuan politik jangka pendek. Pasalnya, setiap persoalan sosial masyarakat pasti akan berdampak panjang pada generasi yang akan datang. Dalam konsolidasi tersebut, Teungku Batee juga mengajak semua pihak bersama-sama bekerja membangun Bireuen.
“Gerakan Bireuen berkerja harus kita galakkan dan menjadi semangat kita bersama, semua unsur dan golongan harus berkerja,” katanya.[](bna)

