BIREUEN – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi mitra pemerintah daerah saat ini. Peluang tersebut seharusnya bukan hanya sebuah kesempatan, tetapi lebih kepada sudah diterimanya mantan kombatan bergabung di dalam masyarakat.
Demikian disampaikan Panglima Wilayah Batee Iliek Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Husaini M Amin alias Teungku Batee, dalam siaran pers yang dikirim ke portalsatu.com, Minggu, 17 Juli 2016.
Tgk. Bate melihat pembangunan di Kabupaten Bireuen seharusnya dibangun dengan konsep yang matang dan perencanaan yang jelas. Apalagi di daerah tersebut terdapat banyak potensi sumber daya alam yang belum tergarap secara maksimal.
“Ini menjadi fokus kita bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek ini juga menilai tidak ada alasan angka kemiskinan tidak dapat dikurangi di Aceh. Menurutnya angka pengangguran juga tidak dapat dipangkas jika para pihak tidak fokus pada perencanaan yang ada.
“Kita jangan sampai terjebak pada tujuan politik jangka pendek, karena setiap persoalan sosial masyarakat selalu berdampak panjang pada seluruh generasi yang akan datang,” katanya.
Di sisi lain, dia juga meminta kepada seluruh mantan kombatan yang hadir untuk menempatkan soliditas di atas semua unsur kepentingan.
“Dengan soliditas kita akan mencapai apa yang kita inginkan. Insoliditas telah membuat kita semua terpuruk dan gagal, ini dapat menjadi sejarah bagi kita semua,” ujarnya lagi.[](bna)

