SABANG – Titik awal perhitungan jarak terbarat Indonesia Tugu Nol Kilometer yang terletak di Desa Iboih, Kecamatan Suka Karya, Sabang, menjadi kawasan wisata yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara.
Selain memiliki hutan asri dan menawarkan pemandangan indah, kawasan ini acap kali dijadikan ajang selfie oleh wisatawan, terutama di hari libur, meski dua tahun terakhir tugu itu tengah direnovasi.
Adi Nugrahanto, pengunjung asal Semarang kepada portalsatu.com di lokasi itu, Jumat, 5 Febuari 2016, mengaku puas dapat berdiri di titik nol perhitungan jarak Indonesia ini.
Ia bersama sejumlah rekannya harus menempuh jarak yang cukup jauh dan melelahkan, namun hal itu tak menggoyahkan niatnya untuk tiba di tugu tersebut.
Setelah melakukan perjalanan panjang dan melelahkan untuk menuju ke Sabang, itu luar biasa. Kita senang dengan panorama di Sabang khususnya nol kilometer. Walau tugu lagi direhab tapi tidak mengurangi rasa cinta kami pada Sabang, ujar Adi.
Kesan ia dapatkan di Sabang khususnya kawasan wisata akan dipromosikan di tanah kelahirannya melalui pengalaman serta gambar-gambar panorama alam yang sempat diabadikannya.
Mudah-mudahan dengan kedatangan kami akan membawa cerita untuk teman- teman di Semarang. Mudah-mudahan mereka tertarik dengan apa yang saya ceritakan, mulai dari Semarang ke Sabang dengan panorama yang luar biasa, katanya.
Sementara itu, Ety, pedagang makanan di lokasi itu, mengatakan, sejak dilakukan rehabilitasi Tugu Nol Kilometer, kunjungan wisatawan terus meningkat.
Dulu gak serame ini, pak. Tapi selama ini tambah banyak yang datang. Padahal tugu belum siap. Alhamdulillah, rezeki kami juga bertambah walaupun harus tutup kede malam, ujar Ety.[]



