Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsKunjungi TMMD 110,...

Kunjungi TMMD 110, Ini Kata Danrem-011

BIREUEN – Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Sumirating Baskoro, meninjau pelaksanaan pekerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0111/Bireuen, di Desa Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Kamis, 18 Maret 2021.

Danrem Baskoro didampingi Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Zainal Abifin Rambe, menemui personel Satgas TMMD 110 yang sedang mengerjakan rumah layak huni bersama warga.

Danrem sempat bertemu Mulyadi dan istrinya, penerima bantuan rumah layak huni yang sedang dibangun itu, sekaligus makan bersama di lokasi tersebut.

Mulyadi dan istrinya selama ini menempati rumah tidak layak huni. Dia merupakan petani miskin yang bekerja pada kebun orang lain untuk memperoleh upah. Mulyadi bersyukur karena dengan adanya program TMMD ini telah membantu dirinya bersama keluarga, juga masyarakat setempat, baik pembangunan rumah, jalan dan bantuan lainnya.

Danrem Baskoro kepada wartawan menjelaskan pekerjaan TMMD ke-110 itu sudah mencapai 95%. Di antaranya, peningkatan jalan sepanjang 10 kilometer yang melewati tiga desa, Desa Alu Lime, Mon Mane dan Desa Cut Mugo. “Ya walaupun jalan yang kita bangun belum diaspal namun sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Intinya mempermudah mobilitas dan distribusi hasil panen masyarakat, seperti jagung, pinang dan lain-lain. Alhamdulillah,” ujarnya.

Sedangkan pembangunan rumah layak huni sudah mencapai 85%. Rumah tersebut juga akan dilengkapi dengan jamban sehat.

Selain program fisik, kegiatan TMMD juga diisi program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan serta bahaya Narkoba.

“Ancaman Narkoba saat ini sudah luar biasa, terutama daerah pesisir utara. Sehingga program-program nonfisik berupa penyuluhan bahaya Narkoba itu wajib selalu ada di setiap program TMMD,” kata Danrem.

Ada pula bakti sosial, di antaranya pengecatan meunasah, musala dan lainnya yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat.

Diharapkan pada 31 Maret 2021 semua kegiatan itu rampung dan akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Khusus rumah layak huni nantinya diserahkan kepada Mulyadi dan istrinya.

Danrem berharap, program TMMD dapat bermanfaat dan dapat membantu masyarakat, terutama disaat ini pandemi masih berlangsung. Danrem juga berpesan kepada masyarakat tetap bersemangat dan berupaya memanfaatkan potensi lahan yang ada.

“Kita punya potensi luar biasa, tanah subur, cocok untuk tanaman jagung dan berbagai tanaman lainnya. Tadi kita sudah sampaikan ke Pak Dandim dan Pak Dewan, kita punya bibit tanaman keras seperti alpukat, pinang, nangka, durian, mangga, kelengkeng. Kalau mau, kami kirim. Gratis. Yang penting ditanam. Sambil menanam jagung bisa tanam pohon keras itu, dengan tujuan membantu meningkatkan perekonomian, juga berfungsi sebagai konservasi bagi alam sekitar,” pungkas Danrem. [] (*)

Baca juga: