Karya Taufik Sentana*
Bukan pada bisik yang semu
Bukan pada bising industri dunia maju
Bukan pada riuh medsos di tiap waktu.
Biar kutitip rindu pada sunyi
di taman bunga
bersama orang orang terkasih
dengan dedahan pohon berbuah rendah,
yang di dekatnya ada telaga.
Menjelmalah dahaga ini
lorong jelajah
yang menembus
tanya dan takjub.
Tenggelam dan lebur.
Hanyut dan kembali:
Tanpa bisik semu
Tanpa bising
Tanpa riuh-gaduh.[]
*Peminat sastra sufistik.


