LHOKSEUMAWE – Rumah Sakit Kesehatan Korem (RS Kesrem) mengoperasikan Laboratorium Biomolekuler Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memudahkan pendeteksian Covid-19 sejak Jumat, 6 November 2020.

“Alhamdulillah, Laboratorium PCR untuk Covid-19 sudah diaktifkan sejak beberapa hari lalu. Ada 17 ribu spesimen tes swab yang yang tersedia di RS Kesrem Lhokseumawe,” kata Kepala Kesehatan Kodam Iskandar Muda (Kakesdam IM) Kolonel Ckm dr. Ismi Purnawan Sp.JP(K). MARS., saat mengunjungi RS Kesrem Lhokseumawe, Rabu, 11 November 2020.

Kakesdam IM menyebutkan, sejak pengoperasian Laboratorium PCR itu sudah dilakukan pemeriksaan swab sebanyak 42 pemeriksaan untuk petugas kesehatan dan masyarakat umum. “Dari total 42 pemeriksaan yang sudah dilakukan, terdapat empat orang positif terpapar Covid-19,” ungkapya.

Ismi Purnawan menjelaskan, sesuai kebijakan Markas Besar NI-AD, sebanyak 68 Rumah Sakit TNI-AD mendapat prioritas memiliki Lab PCR. Dua di antaranya di Aceh, yakni Rumah Sakit Kesdam IM di Banda Aceh dan RS TNI AD Kesrem di Lhokseumawe.

“Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan, membantu kontainer berisi Lab PCR untuk Rumah Sakit TNI-AD Kesrem Lhokseumawe. Sehingga sampel swab warga setempat tidak perlu lagi dikirim ke Banda Aceh karena adanya bantuan dua alat PCR Covid-19,” katanya.

Ismi Purnawan menyebutkan selama ini untuk proses pemeriksaan swab dibutuhkan waktu lama dan itu tidak menguntungkan dalam rangka mempercepat proses memutus mata rantai Covid-19. Oleh karena itu, dengan dioperasikannya alat PCR di RS Kesrem Lhokseumawe dapat membantu dan mempermudah mendeteksi orang yang terpapar virus tersebut.

“Laboratorium PCR di RS TNI-AD Kesrem Lhokseumawe dapat mempermudah mendeteksi orang yang terpapar Covid-19 sehingga kerja tim gugus tugas dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga dapat lebih mudah,” sebut Ismi.

Ia mengharapkan dengan adanya Lab PCR di Lhokseumawe ini bisa menurunkan angka kasus positif Covid-19. Sehingga jumlah pasien yang dirawat pun akan menurun dan angka kematian akan menurun. “Itulah harapan pemerintah pusat kepada kita,” ucapnya.

Menurutnya, dalam mengoperasikan Lab PCR di RS Kesrem Lhokseumawe, pihaknya juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah, karena tidak mungkin TNI AD bisa bekerja sendiri. “Kita juga mengajak semua pihak terkait untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk memberikan sosialisasi dan edukasi dalam upaya menyadarkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tentunya ini harus kita mulai dari diri sendiri, kemudian kepada orang lain,” pungkasnya.

Acara peninjauan Lab PCR turut dihadiri Sekdako Lhokseumawe T. Adnan, Dandenkesyah IM 04.01, Letkol. Ckm. Wawan Supandi, SKM S.Kep., M.Kes., Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TNI-AD Kesrem Lhokseumawe Mayor Ckm dr. Arif Puguh Santoso, Sp.PD., M.Kes., Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto serta pejabat lainnya.[](rilis)