SIGLI – Satu keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor yang tersenggol dengan truk interkuler Fuso di Jalan Banda Aceh – Medan, di Simpang Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Selasa, 10 Maret 2020, sekitar pukul  07.30 WIB. Akibat laka lantas itu, ayah dan seorang anaknya meninggal dunia. Sedangkan ibu dan seorang anak lainnya mengalami luka sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Korban meninggal dunia adalah Muhammad Said (50), warga Gampong Sukon Baroh, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, dan anaknya, Fahril Muiz (7). Sedangkan Khalidah (45), istri Muhammad Said, mengalami luka berat, dan Mulia Saputra (12), luka ringan.

Kasat Lantas Polres Pidie, AKP Dede Kurniawan, menjelaskan laka lantas itu melibatkan truk interkuler Fuso BK 8504 RB dikendarai M. Yusuf (38), asal Gampong Cot Leusong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, dan sepeda motor (sepmor) Supra BL 4229  PE, dikendarai Muhammad Said. 

Adapun kronologi kejadian, kata Kasat Lantas, berawal saat truk interkuler Fuso melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Sesampai di TKP, dari arah sama meluncur sepmor Supra yang hendak mendahului Fuso. “Saat hendak mendahului, sepmor Supra tersebut tersenggol dengan bak belakang sebelah kanan Fuso interkuler, sehingga pengendara dan boncengan (orang yang dibonceng) sepmor Supra terjatuh dan tergilas dengan ban belakang sebelah kanan Fuso tersebut,” ujarnya.

Laka lantas itu menyebabkan pengendara sepmor Supra dan satu orang yang diboncengnya meninggal dunia. “Dan satu orang boncengan mengalami luka berat dan satu orang boncengan mengalami luka ringan,” kata Kasat Lantas.

Personel Satuan Lantas kemudian melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke RSU Sigli, menghubungi keluarga korban, dan berkoordinasi dengan Jasa Raharja.

“Barang bukti yang disita ranmor R10 (kendaraan bermotor roda 10) jenis Fuso interkuler BK 8504 RB, ranmor R2 (roda dua) Honda Supra BL 4229  PE, dan STNK asli BK 8504 RB,” ujar Kasat Lantas.[](rilis/*)