SIGLI – Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail, S.Pd.I., M.A.P., bersama Wakil Ketua Fraksi Partai Aceh (PA), Ibrahim, melayat ke rumah duka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas), di Gampong Sukon Baroh, Kecamatan Glumpang Tiga, Selasa, 10 Maret 2020, sore.
Laka Lantas tersebut terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, melibatkan truk Fuso interkuler dengan sepeda motor Supra dikendarai korban.
“Laka lantas itu menimpa satu keluarga berjumlah empat orang. Muhammad (50), dan anaknya Fahril (8), meninggal dunia. Sedangkan istrinya, Ida (Khalidah) serta anaknya, Mulia Saputra, sekarang harus dirawat di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh (setelah dirujuk dari RSU Sigli). Kami dari Partai Aceh ikut berbelasungkawa atas musibah ini. Semoga almarhum mendapat tempat di surga, dan keluarga serta korban yang selamat dari musibah ini dapat bersabar atas cobaan ini,” ujar Ibrahim.
Diberitakan sebelumnya, satu keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor yang tersenggol dengan truk interkuler Fuso di Jalan Banda Aceh – Medan, di Simpang Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Selasa, 10 Maret 2020, sekitar pukul 07.30 WIB. Akibat laka lantas itu, ayah dan seorang anaknya meninggal dunia. Sedangkan ibu dan seorang anak lainnya mengalami luka sehingga harus dirawat di rumah sakit.
Korban meninggal dunia adalah Muhammad Said (50), warga Gampong Sukon Baroh, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, dan anaknya, Fahril Muiz (7). Sedangkan Khalidah (45), istri Muhammad Said, mengalami luka berat, dan Mulia Saputra (12), luka ringan.
Kasat Lantas Polres Pidie, AKP Dede Kurniawan, menjelaskan laka lantas itu melibatkan truk interkuler Fuso BK 8504 RB dikendarai M. Yusuf (38), asal Gampong Cot Leusong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, dan sepeda motor (sepmor) Supra BL 4229 PE, dikendarai Muhammad Said.
Adapun kronologi kejadian, kata Kasat Lantas, berawal saat truk interkuler Fuso melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Sesampai di TKP, dari arah sama meluncur sepmor Supra yang hendak mendahului Fuso. “Saat hendak mendahului, sepmor Supra tersebut tersenggol dengan bak belakang sebelah kanan Fuso interkuler, sehingga pengendara dan boncengan (orang yang dibonceng) sepmor Supra terjatuh dan tergilas dengan ban belakang sebelah kanan Fuso tersebut,” ujarnya.
Laka lantas itu menyebabkan pengendara sepmor Supra dan satu orang yang diboncengnya meninggal dunia. “Dan satu orang boncengan mengalami luka berat dan satu orang boncengan mengalami luka ringan,” kata Kasat Lantas. (Baca: Laka Lantas Supra dan Fuso di Pidie, Ayah dan Anak Meninggal)[](rilis/*)



