BANDA ACEH –  Alfirdaus Putra, peneliti falakiyah pada Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Kanwil Kemenag Aceh  mengatakan, cuaca mendung dan disertai hujan gerimis yang melanda Kota Banda Aceh pada malam gerhana bulan total, menyebabkan rencana timnya yang akan melakukan pengamatan di Kanwil Kemenag Aceh gagal.

“Tadi malam mendung, bahkan cenderung mendung di akhir gerhana, sehingga pengamatan gagal dilaksanakan,” kata Firdaus kepada portalsatu.com/, di Banda Aceh, Sabtu 28 Juli 2018.

Firdaus mengatakan, salat sunat gerhana dan khutbah tetap dilaksanakan, dan yang bertindak sebagai imam Ust. Dr. Saifullah Yunus., Lc, MA, serta khatib Ust. Suhrawardi Ilyas, S. Si, .Sc. pada pukul 03:30 WIB di Kanwil Kemenag Aceh.

“Salat sunat gerhana dan khutbah juga diikuti oleh masyarakat, namun kerena hujan gerimis hanya sedikit masyarakat yang datang,” katanya.[]