VIENNA – Menteri Luar Negeri Austria Karin Kneissl pada Kamis berterima kasih kepada Turki karena mengizinkan para arkeolog Austria melanjutkan penggalian mereka di kota kuno Efesus di Turki barat.
Dalam posting yang dibuat di akun Twitter resminya, Kneissl mengatakan dia “senang” untuk melihat bahwa tim akan dapat melanjutkan “pekerjaan penting” di Efesus.
“Terima kasih, [Menteri Luar Negeri Turki] Mevlut Cavusoglu atas hasil yang baik dan konkret dari pertemuan pertama kami di Istanbul Januari lalu,” katanya.
Sebelumnya, Turki telah membekukan pekerjaan para arkeolog, yang telah berlangsung selama lebih dari 100 tahun di kota kuno, pada Oktober 2016 karena ketegangan baru-baru ini antara kedua negara.
Hubungan antara kedua negara sempat memburuk karena pembatasan yang diberlakukan oleh pihak berwenang Austria pada politisi Turki yang ingin berkampanye di negara itu menjelang referendum di Turki.
Kemudian hubungan keduanya membaik ketika Kneissl berkunjung ke Turki pada bulan Januari tahun ini dan kedua negara setuju untuk mengambil beberapa keputusan untuk menormalkan hubungan selama kunjungan Cavusoglu ke negara itu pada bulan Maret.[]Sumber:AnadoluAgency


