SUBULUSSALAM – Delapan PNS dilantik menjadi kepala dinas dalam mutasi pejabat yang dipimpin Wali Kota Subulussalam H. Meurah Sakti di Gedung Serbaguna Kompleks Pendapa Wali Kota Subulussalam, Senin, 18 September 2017.
Kedelapan pejabat tersebut masing-masing H. Firdaus, sebelumnya Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.
Selanjutnya Sulisman, menjabat Asisten I Setdako, sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan. Posisi yang ditinggalkan Sulisman digantikan Suheri SP.
Sementara Taufit Hidayat yang sebelumnya Asisten I Setdako dipercayakan menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan.
Berikutnya, Syahpudin yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), kini menjabat Kepala Dinas Pertanahan Nasional. Sahidin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Elviandi Pj Inspektorat, dari sebelumnya Sekretaris Bappeda dan Edi Mofizal Kepala Dinaa PU dan Perumahan Rakyat Kota Subulussalam.
Sementara empat pejabat yang dinonjobkan yaitu Salbunis, diberhentikan dari Kepala Inspektorat, Syafrianda Kepala DLHK, Anasri Kadis PUPR dan Samsunan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan.
Merah Sakti mengatakan, ada perubahan dramatis dalam periode ini terkait penempatan Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK). Kepala daerah, kata Merah Sakti, tidak bisa sesuka hati menunjuk seseorang menjadi kepala dinas, namun harus melalui asesmen lelang jabatan, seperti yang baru saja dilakukan.
“Peringkat tertinggi 1-3 direkomendasikan kepada saya. Itu menjadi hak prerogatif kepala daerah untuk menempatkan yang bersangkutan menjadi kadis. Tidak cukup nilai tinggi saja, tapi juga kita lihat bagaimana nilai sosial kepada masyarakat. Ini menjadi pertimbangan bagi saya terhadap ketiga calon kadis yang diserahkan panitia lelang jabatan,” kata Merah Sakti.[]



