BANDA ACEH – Laskar Muda Hanura (Lasmura) Aceh membagi takjil kepada masyarakat yang membutuhkan pada Kamis, 22 Juni 2017 sore. Kegiatan yang dilaksanakan untuk menyemarakkan kegiatan di bulan suci Ramadan ini diawali dengan berkeliling Kota Banda Aceh dan berakhir di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Aksi serupa juga dilaksanakan di kota Panton Labu, Aceh Utara, oleh kader-kader Lasmura Aceh yang berdomisili di sana. Kegiatan di bulan suci Ramadhan ini merupakan bagian dari komitmen Lasmura Aceh untuk terus berkontribusi dalam membangun Aceh yang lebih baik.
“Ini merupakan salah satu wujud komitmen kita dalam berkontribusi untuk Aceh, kita akan terus melakukan berbagai agenda sosial yang telah kita rancang untuk membangun aceh lebih baik,” kata koordinator kegiatan, Putra Rizki Youlan Radhianto, seperti rilis yang dikirim kepada portalsatu.com.
Dia menyebutkan, kegiatan ini dilakukan karena mengingat pentingnya generasi muda untuk ikut berbaur dengan masyarakat dalam event sosial bertajuk Ramadhan. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai wujud dari kepedulian mereka terhadap kondisi sosial daerah.
Kita perlu meningkatkan rasa solidaritas dan kepekaan sosial antara kader Lasmura Aceh dengan masyarakat, bulan suci Ramadhan adalah salah satu moment yang cukup baik untuk meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama, kata Ketua Lasmura Aceh, Rian Syafruddin.
Dalam agenda kedepannya, Lasmura Aceh akan turun langsung dalam berbagai kegiatan sosial kemasyrakatan dengan prioritas pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan dan budaya.
Hal ini diperlukan untuk mengenal lebih dekat masyarakat dengan segala permasalahan sosial yang ada, sehingga generasi muda perlu mengambil peran yang lebih nyata dalam menyelesaikan permasalah di Aceh.
Dewasa ini, generasi muda Aceh telah mempunyai kapasitas yang sangat memadai untuk berkontribusi bagi Aceh, terutama dalam sektor pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan dan budaya. Maka generasi muda sudah selayaknya mengambil bagian dalam memecahkan berbagai bentuk permasalah Aceh, dengan ikut turun lansung ke dalam masyarakat sebagai wujud bakti sosial untuk membangun Aceh,” kata Rian.[]



