TAKENGON – Sekitar 1.300 siswa mengikuti lomba berhitung yang diselenggarakan mahasiswa teknik Unsyiah Regional Aceh Tengah pada Minggu, 14 Februari 2016. Kegiatan dipusatkan di Gedung Olah Seni Takengon itu dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Aceh Tengah Mursyid yang hadir mewakili bupati.

Ketua panitia, Farhan menyebutkan lomba dilakukan bertahap dengan metode 100 orang sekali uji dan dicari 20 terbaik untuk tahap penyisihan.

“Setelah melewati fase penyisihan, selanjutnya dicari peserta terbaik dari masing-masing kategori,” ungkap Farhan ketika melaporkan pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, enam kategori peserta lomba berhitung kali ini, di antaranya SD A (untuk kelas 1 dan 2), SD B (untuk kelas 3 dan 4), SD C (untuk kelas 5 dan 6), kemudian kategori SMP, SMA dan umum.

Sementara Mursyid menyampaikan apresiasi dari pemerintah daerah untuk mahasiswa teknik Unsyiah yang sudah memfasilitasi lomba berhitung. Ia mengharapkan kegiatan serupa terus berlanjut.

Walaupun tidak masuk dalam satu bidang studi, menurut Mursyid, berhitung merupakan ilmu dasar yang mendukung beberapa bidang studi khususnya ilmu pasti.

“Kemampuan berhitung sangat diperlukan bukan hanya ketika di bangku sekolah, tapi juga ketika di bangku kuliah maupun ketika berada dalam dunia kerja,” kata Mursyid.

Selain itu, Mursyid menekankan kepada peserta lomba berhitung untuk mengasah kemampuan masing-masing, di samping diharapkan juga peran guru khususnya bidang studi matematika dalam menerapkan trik dan strategi berhitung cepat di sekolah.

“Hampir semua tes, apakah masuk perguruan tinggi ataupun lingkungan kerja ada ujian berhitungnya, karena itu penting bagi peserta didik untuk memperkuat kemampuan berhitung,” demikian Mursyid.[](adv)