BLANGPIDIE – Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Reza Mulyadi, mendesak aparat penegak hukum untuk terus memburu pedagang gas elpiji nakal sekaligus membongkar sindikatnya supaya kelangkaan gas bersubsidi bisa teratasi di daerah ini.
“Pertama kita memberikan apresiasi ke petugas Satpol PP yang sudah melakukan penangkapan terhadap pedagang elpiji nakal. Kemudian kita juga sangat berharap agar penegak hukum terus memburu pelaku-pelaku lain guna terbongkar sindikat permainan gas elpiji di Abdya,” kata Reza, Kamis, 1 November 2018.
Politikus Partai Aceh itu menyebutkan, dengan ditangkapnya lelaki berinisial SS, pemilik pangkalan 'Safitri' di Desa Geulumpang Payong, Blangpidie, Rabu, (31/10) malam, terjawab sudah pertanyaan masyarakat terkait kelangkaan elpiji selama ini.
“Tanda tanya masyarakat selama ini terjawab sudah. Artinya kelengkaan elpiji di Abdya selama ini disebabkan ada oknum pangkalan yang bermain. Tentu perbuatan ini tidak bisa ditolerir,” ungkap Reza.
Legislator Abdya itu melanjutkan, dengan ditangkapnya seorang pelaku oleh pihak Satpol PP Abdya menjadi jalan masuk bagi penegak hukum untuk mengetahui lebih dalam sejauh mana oknum pangkalan lainnya melakukan kecurangan pada gas bersubsidi.
“Saya mengimbau agar pemilik pangkalan dan agen-agen gas elpiji di Abdya untuk tidak melakukan kecurangan, baik dalam penjualan maupun dalam hal penyediaan dan penyaluran elpiji 3 kg,” katanya.
“Harapan kita selaku DPRK, saudara-saudara yang bekerja sebagai pemilik pangkalan ataupun agen-agen elpiji agar tidak melakukan kecurangan. Perilaku menyimpang harus dijauhi supaya tidak terjerat hukum,” ujar Reza.[](Suprian)



