BANDA ACEH Mantan kelompok bersenjata di Aceh Timur Syukriadi alias Gambit mengaku ia bersama keluarga datang ke Banda Aceh untuk menemui Mualem, selain menghadiri deklarasi akbar.
“Komunikasi dengan beliau, Mualem, sudah saya bangun beberapa hari yang lalu. Saya masih sangat kagum dengan beliau yang hari ini masih bertahan dalam perjuangan,” ujar Gambit kepada portalsatu.com, Sabtu, 13 Agustus 2016.
Meskipun baru beberapa jari menghirup udara bebas, Gambit mengaku tidak terburu-buru untuk mengambil sikap terkait politik pilkada 2017. Aan tetapi, kata dia, dari hati nuraninya pasangan Mualem dan TA Khalid wajib memoreleh suara terbanyak pada pilkada nanti.
(Baca juga: Gambit Bebas Bersyarat)
“Soal politik untuk saat ini saya tidak kemana- mana dulu, tapi yang jelas Muzakir Manaf ngon (dengan) TA Khalid di Aceh beumenang (meraih kemenangan),” ucap mantan kombatan GAM wilayah Peureulak itu.
(Lihat pula: Di Deklarasi PA, Gambit: Meunyo Salah Jamok Bek Ta Tot Keulambu)
Setelah lama menunggu, usai Mualem turun dari pentas deklarasi akbar, Gambit segera merapat menemui Ketua KPA Pusat itu. Keduanya terlihat akrab dan melakukan salam komando. Mualem tampak begitu serius menyambut Gambit.[](idg)

