ACEH UTARA – Lima bangunan berkonstruksi kayu di Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, hangus terbakar, Kamis, 24 Mei 2018, sekitar pukul 05.00 WIB. Dua di antaranya kedai kopi berukuran kecil, dan tiga lainnya kios.
Kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik. Dua kedai kopi yang terbakar itu milik Armia, sedangkan tiga kios milik Zulfahmi, Rasyidin, dan TM. Syurkani.
Salah seorang korban, Armia mengatakan, saat terjadi kebakaran itu, ia sedang berada di rumahnya, tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB saat saya hendak shalat Subuh. Setelah saya mengetahui kebakaran karena teriakan warga maka langsung menuju ke lokasi untuk berupaya memadamkan api bersama warga. Akan tetapi tidak berhasil, dan beberapa saat kemudian tiba mobil pemadam kebakaran,” kata Armia, kepada portalsatu.com/, Kamis, pagi.
Armia memperkirakan, kerugian akibat terbakarnya dua kedai kopi miliknya itu mencapai ratusan juta.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Aris Lasta Irawan, melalui Kapolsek Samudera, Iptu Bachtiar, mengatakan, kebakaran itu diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik, sekitar pukul 05.00 WIB. Menurut dia, lima kios (termasuk dua kedai kopi) milik warga hangus terbakar. Selain itu, ada dua kios lainnya kena imbas akibat kebakaran tersebut, yaitu milik Tgk. Sanusi dan Zulfami.
“Kedua kios itu berkonstruksi beton (permanen), hanya terbakar di bagian samping. Artinya dua unit hanya terkena serpihan api akibat kebakaran itu,” ujar Bachtiar.
Bachtiar menambahkan, lima mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api. Dua damkar milik Pemkab Aceh Utara, dua milik Pemkot Lhokseumawe dan satu milik PT PAG.[]



