BLANGKEJEREN – Lima petugas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Ali Kasim (MAK) Kabupaten Gayo Lues dinyatakan positif Covid-19. Itu diketahui dari surat hasil pemeriksaan swab mereka di Laboratorium Unsyiah Banda Aceh nomor 333/PKU/VIII/2020 tanggal 28 Agustus 2020.
Lima petugas kesehatan RSUD MAK yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Ruangan Bedah 2 orang, bertugas di Ruangan VK 2 orang, dan Ruang Poliklinik Jalan 1 orang.
“Terhadap 5 orang petugas medis RSU MAK akan dilakukan karantina di Ruangan Kelas 1 RSU MAK. Hal tersebut dilakukan sebagai penghargaan, terhadap para petugas medis dan menghindari penularan di keluarga,” tulis akun Facebook Satgas Covid Gayo Lues yang menandai Direktur RSU MAK, Kadis Kesehatan, Ketua Harian Tim Gugus dan beberapa akun Facebook lainya.
Untuk memastikan petugas kesehatan RSUD MAK terbebas dari Covid-19, tim gugus setempat juga merencanakan petugas Poliklinik, UGD dan Pinere akan dilakukan pemeriksaan swab massal pada Minggu, 20 Agustus 2020. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan swab terhadap seluruh petugas RSUD MAK. Sambil menunggu hasil pemeriksaan swab itu, Poliklinik akan ditutup sementara.
“Pihak RSU MAK akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues dan Puskesmas se-Kabupaten Gayo Lues untuk tidak melakukan rujukan rawat jalan sampai ada keputusan selanjutnya,” tulis akun Tim Satgas Covid Gayo Lues.
Sementara terhadap keluarga para petugas medis yang terkonfirmasi Covid-19 akan dilakukan skrining kesehatan terkait Covid-19 pada 30 Agustus. Gedung BLK dipersiapkan untuk karantina masyarakat umum yang terindikasi positif Covid-19. Sedangkan Ruangan Isolasi Pinere RSUD MAK dipersiapkan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang memiliki gejala klinis.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gayo Lues, dr. Safwan, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu, 29 Agustus 2020, pukul 23:32 WIB, membenarkan lima petugas kesehatan RSUD MAK positif Covid-19 seperti ditulis akun Tim Satgas Covid Gayo Lues.
“Betul, besok akan dilakukan swab yang kontak erat dengan pasien yang positif,” katanya.[]



