BANDA ACEH – Kementerian Hukum dan HAM akhirnya mengubah kebijakan penetapan lokasi peserta tes wawancara lembaga tersebut. Tes akan dilakukan di daerah tempat peserta berdomisili dari rencana semula yang bakal dilaksanakan di Jakarta.

Kemenkumham mengubah kebijakan ini setelah mempertimbangkan 90 persen jumlah peserta tes wawancara berasal dari luar DKI Jakarta. Perubahan kebijakan ini dibenarkan Kasubbag Kepegawaian Kanwil Depkumham Aceh, Hendri, kepada portalsatu.com, Kamis, 12 Oktober 2017.

“Benar, kita sudah menerima surat pengumuman dari Sekretaris Jendral Kemenkumham bernomor SEK.KP.02.01.890, tentang perubahan tempat pelaksanaan seleksi kompetensi bidang melalui wawancara bagi peserta dengan kualifikasi pendidikan sarjana dan dokter umum pada seleksi CPNS kemenkumhan tahun anggaran 2017,” kata Hendri ketika ditemui di ruang kerjanya.

Berdasarkan surat tersebut, jadwal pelaksanaan tes wawancara untuk jalur S1 di Aceh berlangsung pada 16-17 Oktober 2017. Sementara jumlah peserta CPNS jalur S1 mencapai 117 orang. Jumlah ini dibagi menjadi dua kelompok yang ikut tes di hari berbeda. 

Hendri mengatakan tim penguji juga terdiri dua kelompok. Satu dari pusat dan sisanya adalah pejabat Kantor Kemenkumham Wilayah.

“Tempat tes wawancara akan dipusatkan di kantor Kemenkumham, di jalan T Nyak Arief, No. 185 Jeulingke, Banda Aceh, selama dua hari tersebut. Besok akan diumumkan nama-nama peserta yang akan melakukan tes wawancara pada hari Senin mendatang,” katanya.

Hendri mengatakan awalnya jumlah pendaftar CPNS 2017 Kemenkumham dari Aceh mencapai 7.541 orang. Namun, jumlah peserta tersisa 117 orang setelah menjalani serangkaian tes. Jumlah inilah yang nantinya akan mengikuti tes SKB wawancara, sebagai tahapan akhir proses rekrutmen CPNS Kemenkumham dari jalur S1.

“Untuk S1, penempatannya nanti setelah mereka lulus, akan ditempatkan di kantor Imigrasi dan Balai Kemasyarakatan (Bapas) yang berada di Krueng Cut,” kata Hendri.

Sementara untuk peserta dari jalur SMA akan dilaksanakan tes tambahan seperti kesamaptaan dan tes fisik, layaknya tes kepolisian. Tes fisik ini akan dilaksanakan pada 23-27 Oktober 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Lhoknga Raya, Banda Aceh.

Bagi peserta jalur SMA diharapkan mempersiapkan fisik untuk menghadapi tes ini. Sementara untuk kostum di hari pelaksanaan tes, peserta pria diminta mengenakan celana training panjang berwarna hitam. Khusus untuk peserta tes wanita disesuaikan dengan arahan Pusat.

“Mereka harus tetap membawa nomor ujian dan KTP untuk mencegah terjadinya ada joki yang menukarkan orang, maka perlu membawa identitas pribadi yang asli,” katanya.[]

Laporan: Taufan Mustafa