LHOKSUKON – Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA) menyalurkan 200 paket seragam.sekolah bagi anak-anak kaum dhuafa. Dalam waktu dekat, LPDA kbali akan melaksakan program baru, mari berikan sesuap nasi untuk orang tua jompo terlantar.

“Alhamdulillah, program.pembagian seragam untuk anak kaum dhuafa sudah selesai, baik itu tingkat SD, SMP, maupun SMA,” ujar Ketua Umum LPDA, Musfendi, kepada postalsatu.com, Senin, 10 Juli 2017.

Dijelaskan, program paket seragam sekolah itu muncul saat dirinya mendampingi pasien dhuafa penderita penyakit kronis. 

“Banyak beban yang mereka (pasien) keluhkan, salah satunya soal seragam sekolah bagi anak yang baru masuk SD, SMP dan SMA. Untuk meringankan beban mereka, maka LPDA menjadikan itu salah satu program. Kami anggap permasalahan ini sangat penting,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Musfendi, ada dua alasan pertimbangan LPDA mengusung program seragam sekolah. Masing-masing, pihaknya ingin menghilangkan beban pikiran pasien dhuafa penderita penyakit kronis. Setidaknya saat pasien terbaring sakit, tidak ada beban memikirkan seragam untuk anak-anaknya yang baru masuk sekolah, baik itu SD, SMP atau SMA.

Lalu, pihaknya menginginkan anak kaum dhuafa bisa bersekolah, tidak ada alasan tak punya seragam.

“Kita ingin anak dhuafa bisa sukses, sehingga nanti bisa meringankan beban keluarga dan bisa mengangkat derajat hidup keluarganya kelak. Awalnya program ini digerakkan bermodalkan nekat tanpa uang atau dana. Namun Alhamdulillah, seiring waktu simpati para donatur semakin terasa. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur,” tuturnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat LPDA akan merealisasikan program mari berikan sesuap nasi untuk orang tua jompo terlantar. “InshaAllah akan kita jalankan bertepatan hari kemerdekaan RI, yakni 17 Agustus,” pungkas Musfendi.[]