REDELONG – LSM Gerakan Masyarakat Bener Meriah (GEMA-BM) menilai penajaman visi dan misi pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Bener Meriah melalui debat publik kurang berkualitas.

Pasalnya, beberpa isu strategis di Bener Meriah seperti pelayanan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan penegakan hukum, justru tidak diangkat dalam debat publik.

“Itu poin krusial yang perlu perubahan di Bener Meriah, tapi justru tidak diperdebatkan oleh paslon,” ujar Sekretaris GEMA-BM Fakhruddin kepada portalsatu.com usai debat publik, Sabtu, 28 Januari 2017.

Ironisnya lagi, kata dia, ada beberapa paslon yang tidak bisa menjawab pertanyaan dari tim panelis sesuai visi dan misi yang telah disampaikan.[]