LHOKSEUMAWE – Beberapa mahasiswa 'mencegat' kandidat Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah selepas berdialog dengan masyarakat di Gampong Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu, 24 Desember 2016.
Nova yang baru beranjak dari panggung bersama calon Wali Kota Lhokseumawe Helmi Musa Kuta menuju ke ruang istirahat, langsung diminta duduk untuk berbicara dengan mahasiswa.
“Kami mau berdialog dengan bapak,” kata salah seorang mahasiswa setelah Nova duduk bersama Helmi Musa.
“Kami dari mahasiswa mau mimta penjelasan yang lebih kongkret soal program beasiswa. Dan apakah nanti bapak bila memimpin Aceh akan mengutamakan keluarga dan kerabat,” tanya seorang mahasiswa,
Nova menjelaskan, dirinya sangat memahami posisi mahasiswa sebagai “agen of change” yang menjadi pengawas pembangunan.
“Saya mengerti posisi mahasiswa, dan kami sangat berharap mahasiswa tetap menjadi pengawas yang punya idealis. Saat ini persentase dana otsus untuk pendidikan sudah sangat jelas, dan di situ harus ada pengawasan mahasiswa,” jelas Nova.
Nova mengatakan Irwandi punya komitmen menciptakan generasi muda yang andal, dan itu sudah pernah dijalankan melalui program beasiswa.
“Saat ini program beasiswa juga ada, tapi terkesan lemah. Mungkin karena memang kurang pengawasan, sehingga program pendidikan itu sendiri lebih banyak kepada bangunan fisik, seperti membangun gedung, pagar. Seharusnya lebih besar kepada pembangunan manusianya,” kata Nova.
Dalam dialog dengan mahasiswa sekitar satu jam, Nova juga mengatakan, pihaknya bersama kandidat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bila terpilih akan melanjutkan program-program prorakyat sesuai visi dan misi pasangan Irwandi Nova.[]



