BANDA ACEH – Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, FISIP, Unsyiah, Raih juara 1 debat bahasa Aceh pada Pekan Kreatifitas Mahasiswa Dakwah Expo III Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri AR-RANIRY, dengan tema 'Adat Bek Taboh, Bek Taboh Budaya Kana' yang diselenggarakan pada tanggal 23-27 Oktober 2018.
“Sangat jarang sekali di era modern ini ada lomba debat dalam bahasa Aceh, menurut saya ini sangat bagus untuk di ikuti, karena bahasa Aceh merupakan salah satu bahasa daerah yang harus kita pertahankan, jangan sampai di generasi yang akan mendatang ada orang Aceh tapi tidak bisa berbahasa Aceh,” kata salah satu peserta debat dari Unsyiah, Mahmudiah, pada Minggu, 28 Oktober 2018.
Sementara seorang peserta dari tim peraih juara I lainnya, A Baizalwi juga mengatakan tema acara tersebut juga sangat menarik, adat memang harus kita pertahankan, jangan sampai budaya Aceh yang sudah turun-temurun diwarisi hilang di kemudian hari.
“Saya bersyukur mempunyai kesempatan untuk mengikuti lomba ini, dengan niat saya agar adat dan budaya ini memang harus dipertahankan, apalagi sebagai mahasiswa harus cerdas jangan sampai budaya dan adat kita sendiri hilang, ini sekaligus untuk mempertahankan marwah Aceh,” kata peserta lomba lainnya dari tim peraih juara I, Anri Azismi.[]


