LHOKSEUMAWE – Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (Ek-LMND) gagal menggelar aksi untuk mendesak DPR RI asal Aceh mendaftarkan wacana referendum Aceh ke Mendagri. Para mahasiswa mulanya merencanakan aksi damai itu digelar di depan Taman Riyadah, Kota Lhokseumawe, Kamis, 30 Mei 2019.
Korlap aksi, Munzir, mengatakan, “Aksi itu gagal dikarenakan situasi dan perkembangan negeri yang belum membaik. Karena mengingat pada aksi 22 Mei 2019 di Jakarta hingga mengakibatkan kerusuhan”.
Menurut Munzir, rencananya aksi tersebut bertujuan mendesak anggota DPR, MPR dan DPD RI asal Aceh untuk mendaftarkan wancana referendum Aceh ke Mendagri.
“Referendum yang tersebar di publik yaitu pemisahan wilayah dan negara. Sedangkan aksi yang akan dilakukan ini merupakan referendum jajak pendapat seluruh rakyat dan tidak melanggar prinsip demokrasi,” kata Munzir saat konferensi pers di Museum Rumoh Aceh, Lhokseumawe, Kamis.
Menurut Munzir, jika undangan aksi referendum yang tersebar dan menganggu keamanan negara tentu hal ini tidak diinginkan bersama. Karena tujuannya adalah untuk kemaslahatan bersama dan melakukan aktivitas tidak menganggu orang lain.
Sementara itu, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf. Agung Sukoco, S.H., menyebutkan, aksi dilakukan mahasiswa untuk menyatukan pendapat dan menerima Pancasila sebagai dasar negara. Aksi itu bertujuan untuk menyatukan pendapat secara bersama-sama membangun Aceh hingga masyarakat hidup sejahtera dan bersatu dalam wadah NKRI.
“Mungkin awalnya mereka terbawa situasi hingga pemilihan kata pada undangan (undangan aksi mahasiswa) itu kurang tepat dan terjadi gejolak di mana-mana. Akhirnya mereka menyadari dan melakukan klarifikasi terkait undangan yang tersebar di kalangan masyarakat, jadi kita harapkan masyarakat tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasanya,” ujar Agung Sukoco.
Agung menambahkan, intinya masyarakat ingin hidup sejahtera dan melakukan aktivitas aman seperti biasanya. “Mari kita semua elemen bangsa khususnya wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk bersama-sama menjaga kondisi yang sudah kondusif aman dan tentram,” ungkapnya.[]



