BANDA ACEH – Ikatan Mahasiswa Pemuda Kota Lhokseumawe (IMPKL) periode 2013-2015, merupakan salah satu paguyuban yang aktif melakukan kegiatan keorganisasiannya pada awal-awal pelantikan. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama.

Dikatakan salah satu mahasiswa asal kota Lhokseumawe yang saat ini kuliah di Banda Aceh, Faisal dalam siaran persnya yang diterima wartawan, mempertanyakan terkait kejelasan Musyawarah Besar IMPKL.

“Masa jabatan pengurus IMPKL sebenarnya sudah berakhir sejak penghujung 2015 lalu, tapi kita tidak tau kenapa pengurus belum melaksanankan Mubes, harusnya sudah dilaksanakan,” kata Faisal.

Faisal menerangkan, hingga akhir Maret ini dan jika masuk April nanti, praktis sudah menginjak empat bulan IMPKL tidak melaksanakan Mubes. “Ini adalah hal yang kita sesalkan,” jelasnya.

Menurut Faisal, harusnya pengurus yang diketuai Abu Hurairah pada periode 2013-2015 bisa bergerak cepat. Alasannya, selain masa kepengurusan yang sudah jelas berakhir, regenerasi pengurus dan kader pemimpin tidak ada.

Bersama rekannya di Banda Aceh, Faisal mengaku kecewa dengan pengurus yang tidak lagi menampakkan batang hidungnya. Pihaknya dalam siaran pers tersebut juga mengakui sudah berkali-kali menghubungi ketua IMPKL, namun belum ada jawaban yang pasti.

Pihaknya berharap, dalam waktu dekat pengurus harus mengambil langkah untuk menjawab permasalahan ini. “Jika memang ada masalah dalam kepengurusan, juga tolong disampaikan, semoga bisa diselesaikan bersama,” pungkasnya.[]