TAKENGON – Sebanyak 50 mahasiswa Prodi Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, bersama sejumlah dosen melakukan praktikum arkeologi di bekas Kerajaan Linge, di Buntul Linge Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari sejak Jumat-Minggu, 14-16 Oktober 2016.

Wakil Dekan I FAH UIN Ar-Raniry, Drs. Nasruddin, M.Hum yang turut mendampingi rombongan mengatakan selama 3 hari mahasiswa prodi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry akan meneliti sejumlah situs-situs bersejarah yang ada di kabupaten Aceh Tengah.

“Situs utama yang dipilih meneliti bekas kerajaan Linge di Aceh Tengah. Selain itu situs lain yang akan diteliti adalah situs Loyang Mendale di Kebayakan hasil ekskavasi peneliti Balai Arkeologi Sumatera Utara, Putri Pukes, rumah adat, masjid tua dan bangunan-bangunan bersejarah lain yang ada di Takengon,” kata Nasruddin melalui siaran pers.

Menurut dia, praktikum arkeologi ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah arkeologi. Untuk aspek yang ditelaah dari segi arkeologi, sejarah dan antropologi.

“Sehari sebelumnya kita sudah meneliti situs bekas Kerajaan Linge dengan menghadirkan informan dari keluarga raja Linge ke- XVIII, Karimuddin dan tokoh adat Gayo, Rahman,” katannya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan mahasiswa SKI Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry turut didampingi Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Syarifuddin,MA.,Ph.D, Ketua Prodi SKI, Marduati, MA selaku dosen Arkeologi, Dr. Bustami Abubakar, M.Hum (dosen Antropologi) dan Drs. Nasruddin, M.Hum selaku dosen Antropologi.[]