SIGLI – Warga Gampông Mesjid Kemukiman Aron Teupin Raya Kecamatan Geulumpang Tiga Pidie, menyambut kedatangan calon gubernur Aceh periode 2017-2022 yang diusung oleh Partai Aceh yaitu H. Muzakir Manaf dalam acara silaturrahmi di Kompleks Mesjid Baitul Izzah Kemukiman Aron, Minggu, 16 Oktober 2016.

Salah satu tokoh setempat Teungku Abdul Muthaleb, yang juga sebagai khatib mesjid mengatakan ia mewakili masyarakat setempat merupakan bagian dari sisa perjuangan Aceh yang hingga hari ini masih setia pada berbagai keputusan dan kebijakan pemimpin perjuangan Aceh.

“Kawasan kami memiliki areal perkebunan dan persawahan yang sangat luas, bahkan areal itu semua menjadi tempat melanjutkan perjuangan Aceh, termasuk tempat bermusyawarah pada detik-detik pengambilan keputusan penandatanganan perdamaian Aceh, sampai pada lahirnya satu partai lokal, yaitu Partai Aceh,” ujarnya dalam pidato di hadapan Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Ia juga mengatakan, “Meunjo Partai Aceh kana, bek geutanyoe gese nibak PA dan keu-peue teuh jang laen (Kalau Partai Aceh sudah ada, jangan kita geser dari PA untuk apa yang lain). Mari sama-sama kita perjuangkan untuk periode 2017-2022 H. Muzakir Manaf-HT. A. Khalid sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh, sedangkan untuk bupati dan wakil bupati Pidie H. Sarjani Abdullah-M. Iriawan,” ajak Teungku Khatib.

Dalam kesempatan ini, Teungku Thalib juga berharap kepada Mualem dan Sarjani agar nanti bisa membantu masyarakat Kemukiman Aron di sektor perkebunan dan pertanian, baik membangun jaaln usaha tani dan waduk atau irigasi yang mampu mengairi seluruh areal persawahan yang ada.

Di akhir laporannya Teungku Thalib memaparkan, ada dua mesjid di kemukiman ini yang sedang direnovasi. Ia berharap Mualem dan Sarjani Abdullah bisa memperhatikan kelangsungan pembangunan dua mesjid tersebut.

Hadir dalam acara silaturrahmi yang digagas oleh KPA dan PA Sagoe Teupin Raya ini antara lain Juru Bicara DPA-PA Suadi Sulaiman alias Adi Laweung, Ketua KPA Wilayah Pidie Teungku Muhammad, Ketua DPW-PA Pidie yang juga calon bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, tokoh GAM tahun 1976 Teungku H. Harun Puteh alias Abu Muslimin dan Teungku Husen, serta sejumlah anggota Komite Mualimin Aceh (KMA) seperti H. Israruddin Abdurrahman, M. Husen M. Yusuf dan Muhammad Nasir alias Apa Siet, anggota DPRA Fraksi PA Dapil II Abubakar Usman, anggota DPRK Fraksi PA Mahfuddin Ismail, serta jajaran Muspika Kecamatan Geulumpang Tiga.[]