SUKA MAKMUE Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Nagan Raya, Rahmi Zalina mengajukan pertanyaan sekaligus membuat pernyataan soal bendera Aceh. Hal itu ia sampaikan pada acara reses anggota anggota DPR Aceh Abdullah Saleh di Gampong Lueng Baroe, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu, 16 April 2016.
Rahmi menyayangkan Pemerintah dan DPR Aceh yang terkesan sibuk dengan urusan bendera dan pilkada, akan tetapi tidak pernah menyejahterakan rakyat.
“Pu bendera bendera sabe, sibok ngen bendera seleso han ciet. Meunyo hana sanggop, peleuh bak rakyat bah rakyat peek bendera. Dale sibok ngen pemimpin adak soe manteng pemimpin, kamoe lage-lage set cit. Jino dale ngen bendera, pruet rakyat hana soe pike, kara Rahmi di hapadan Abdullah Saleh.
Pernyataan dilontarkan Rahmi membuat peserta pertemuan, baik mahasiswa, masyarakat, tokoh adat dan kalangan lainnya tepuk tangan.
Menanggapi hal itu, Abdullah Saleh yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRA tersenyum. “Peugah ile soe nan gata, dari pane, pat tinggai, kata politisi Partai Aceh itu sambil tertawa.
Masalah bendera itu bukanlah masalah yang diutamakan, tapi kita memperjuangkan, ujar Abdullah Saleh.[]
Laporan Riski Bintang



