JAKARTA — Pernikahan anak sulung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang bernama Khobab dengan Nadia (Putri dari Mayjend TNI Purn HM Ilyas Yusuf) menggunakan adat Sunda yang dikombinasikan dengan adat Aceh, disiarkan Republika.co.id.

Acara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Ahad 5 Maret 2017 ini menghadirkan KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sebagai pengkhutbah.

Laman tradisikita.my.id, menyebutkan, baju adat Sunda ada lima jenis. Salah satunya khusus untuk pengantin. baju adat sunda yang digunakan untuk pengantin dapat dibedakan menjadi, yakni Tata Busana Pengantin Putri, Tata Busana Pengantin Siger, dan Tata Busana Pengantin Sukapura.

Baju adat Sunda yang digunakan oleh pengantin saat ini sudah banyak mengalami modifikasi agar terlihat lebih modern. Modifiasi baju pengantin sunda tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh, namun pada beberapa bagian saja sehingga tidak meninggalkan ciri khas Baju Adat Jawa Baratnya.

Republika.co.id m,engabarkan, Kabag Humas Setda Provinsi Jawa Barat Ade Sulkasah mengatakan, khutbah pernikahan putra sulung Pak Gubernur Jabar oleh Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Sementara, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar bertindak sebagai saksi pernikahan untuk mempelai pria sementara Bapak Mayjen TNI (Purn) Gasin Aman menjadi saksi pernikahan untuk mempelai wanitanya.

“Untuk resepsi sendiri akan dilaksanakan pada malam harinya di TMII, Jakarta,” kata Ade.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Aher ini Menceritakan awal mula perkenalan putra sulungnya dengan Nadia bermula saat keduanya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI), di Depok, Jawa Barat.

“Tidak ada proses perjodohan, melainkan berjalan alamiah, karena keduanya berada di satu kampus, yaitu Universitas Indonesia. Tidak ada perjodohan, itu anak sendiri yang nyari,” kata Aher beberapa waktu lalu, kepada republika.co.id.

Ia mengatakan, perkenalan antara anak sulungnya dengan calon istrinya dilakukan dalam waktu singkat, “Saya kira tidak perlu berlama-lama karena memang saat ini anaknya sudah cukup umur untuk segera melangkah ke jenjang yang lebih serius,” kata Aher.[]