Kamis, Juli 25, 2024

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...
BerandaBerita PidieMapala Jabal Everest...

Mapala Jabal Everest Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Tertinggi di Pidie

SIGLI – Tim Ekspedisi Merah Putih dari Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Jabal Everest Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, berhasil menaklukkan puncak gunung Kemiki, Gampong Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, Senin, 8 Agustus 2022.

Di puncak gunung tertinggi di Pidie tersebut, para mahasiswa mengibarkan bendera merah putih. Pengibaran bendera yang dilakukan Tim Ekspedisi Jabal Everest sebagai bentuk kecintaan mereka kepada tanah air dan dalam rangka peringatan Hari Ulang tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesi.

Pengibaran tersebut bertajuk “Ekspedisi Kemiki 2022”, gunung yang memiliki ketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Kegiatan yang melibatkan delapan anggota Mapala Jabal Everest tersebut berlangsung selama 12 hari pendakian, 1-12 Agustus 2022.

Ketua Tim Pendakian, Rusdi, kepada portalsatu.com, mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI serta pengalihan status anggota UKM PA Jabal Everest Unigha Sigli.

Tim beranggotakan delapan orang ini juga melakukan pendataan dan penelitian flora dan fauna di sepanjang jalur pendakian menuju Kemiki. “Kami juga memberi edukasi kepada masyarakat sekitar untuk menjaga dan melestarikan alam dan lingkungan,” kata Rusdi.

Supervisor Tim, Beny, mengatakan pendakian Kemiki termasuk pada pendakian ekstrem, sehingga sebelumnya tim juga sudah dibekali semua ilmu pendakian dan latihan fisik yang kuat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) kegiatan alam bebas.

Tim terdiri dari enam mahasiswa dan dua alumni Universitas Jabal Ghafur Sigli, yakni Beny Yaco Mafa sebagai supervisor, Fajri dan Muhammad Al Farisi sebagai pendamping supervisor, Rusdi Arifin ketua tim, T. Aldi Aryansyah leader, Yusuf Wanna Figri co. leader, Marzatillah navigator, Haiqal Addhurri sebagai swipper.[] (Zamahsari)

Baca juga: