BANDA ACEH – Anggota Komisi I DPR Aceh, Tanwier Mahdi mengharapkan semua pihak menjaga perdamaian di Aceh pasca berlangsungnya Pilkada. Dia menilai perdamaian sangat penting untuk membangun Aceh.

“(Mari) saling menjaga perdamaian di Aceh demi berlangsungnya kehidupan lebih baik pasca Pilkada,” kata Tanwier dalam diskusi publik bertajuk Aceh dan Jakarta Pasca Pilkada 2017 yang diselenggarakan BADKO HMI Aceh, di Banda Aceh, Kamis, 9 Maret 2017.

Di sisi lain, Tanwier menilai implementasi Undang-Undang Pemerintah Aceh yang belum semuanya terealisasi akan menguntungkan Aceh. Namun, dia berharap semua pihak untuk saling bekerja sama demi Aceh.

“Selama ini kita rasakan barangkali DPRA atau pemerintah Aceh jalan sendiri, DPR RI-nya jalan sendiri, ini ke depan lebih kita perkuat komunikasi, hubungan ini,” kata Tanwier.

“Sebab pembangunan Aceh itu harus sinkron antara kekuatan di Aceh dengan di Jakarta,” kata anggota Fraksi Demokrat DPR Aceh ini.

Pasca Pilkada, kata dia, perdamaian menjadi harga mati yang harus dijaga bersama. Menurutnya proses untuk mendapatkan perdamaian itu sangat susah. Terlebih untuk GAM yang bersedia ''turun gunung'' dan menyerahkan senjata. Belum lagi mengingat bagaimana penderitaan rakyat Aceh semasa konflik berlangsung.

“Itu yang harus kita jaga ke depan, karena dengan ini baru kita bisa memikirkan segala sesuatu lainnya. Pasca MoU (Helsinki) itu semua sudah selesai, mari sama-sama kita bangun Aceh ke depan lebih baik,” katanya.[]