Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsMasyarakat Penang Gelar...

Masyarakat Penang Gelar ‘Kopdar’, Menuju Pemilu 2024

SUBULUSSALAM – Menghadapi Pemilu 2024, masyarakat Kecamatan Penanggalan menggelar silaturahmi dan diskusi bertajuk Kopi Darat (Kopdar) I di Aula Kolam Penang, Kampong Penanggalan Timur, Sabtu, 29 Februari 2020.

Diskusi tersebut dihadiri anggota DPRK Subulussalam dapil II Penanggalan, camat, mukim, para kepala kampong, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Penanggalan.

Menghadirkan narasumber tokoh masyarakat Penanggalan Hotma Capah, Komisioner KIP Kota Subulussalam Shofyodin M, dan Plt Ketua Panwaslu M. Syahrianto Lembeng dan anggota DPRK Karlinus.

Camat Penanggalan Baginda Maju menyambut baik pelaksanaan diskusi ini untuk memperkuat silaturahmi masyarakat di seluruh elemen. Baginda Maju juga berharap para kepala kampong dalam wilayah Penanggalan, selalu update melaporkan jumlah penduduk.

“Berapa pindah, berapa masuk, itu harus akurat dan valid, data itu yang dilaporkan,” kata Camat Baginda Maju dalam sambutannya pada saat membuka diskusi yang dipimpin Syahbudiono sebagai moderator itu.

Diskusi yang dimulai sekitar pukul 14:30 WIB ini untuk menghimpun masukan dan saran dari tokoh masyarakat serta pemaparan terkait regulasi pemilu dari Komisioner KIP dan Panwaslu Kota Subulussalam.

Seperti diketahui pada Pemilu 2019 lalu, Dapil II Penanggalan hanya mendapat jatah tiga anggota DPRK, atau turun satu kursi dibandingkan Pemilu 2014 berjumlah empat kursi. Perolehan kursi Dapil II Penanggalan 2019 sama dengan Pileg 2009 yakni hanya tiga kursi.

Dalam menyongsong Pemilu 2024, masyarakat Penanggalan berharap mendapat jatah lima kursi melalui memperkuat data penduduk di tingkat desa harus berjalan efektif, dilakukan secara akurat dan valid.[]

Baca juga: