LHOKSUKON – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendukung penuh langkah tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara di kantor dinas tersebut. Menurut MaTA, sepatutnya publik juga mendukung tindakan tim Saber Pungli melaksanakan OTT terkait dugaan pungli dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) itu.
“Tim Saber Pungli yang melakukan OTT terhadap pejabat di Disdik Aceh Utara patut mendapat dukungan penuh dari publik. Karena informasi adanya pengutipan atau setoran (dari bawah ke atas) sudah sering tersiar dan sudah menjadi pembicaraan publik. Kami dari MaTA mendukung penuh langkah Saber Pungli,” ujar Koordinator MaTA, Alfian, kepada portalsatu.com/, Rabu, 19 September 2018, melalui WhatsApp.
MaTA meminta tim Saber Pungli untuk memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang ditindak. “Kan standarnya 24 jam harus ada statusnya, apa tersangka atau bagaimana. Harus jelas dan publik perlu mengawasi ini. Tim saber harus transparan untuk hasil tindakan dan ini menjadi taruhan, karena kalau peristiwa tersebut kasusnya kabur, publik patut curiga dan kepercayaan publik terhadap Saber Pungli Aceh sama sekali tidak ada,” kata Alfian.
Alfian melanjutkan, “Siapa pun yang diduga terlibat atau menerima setoran dari hasil pungli harus disikat. Ini momentum dalam bersih-bersih dunia pendidikan di Aceh yang telah lama dikotori oleh oknum-oknum yang bermental korup”.
Diberitakan sebelumnya, tim Saber Pungli Provinsi Aceh kabarnya melakukan OTT terhadap pegawai Dinas Dikbud Aceh Utara di kantor itu, Senin, 17 September 2018, sore, terkait dugaan pungli dana BOP PAUD.
Tim Saber Pungli beranggotakan personel Polda dan Kejati Aceh berada di Kantor Dinas Dikbud Aceh Utara hingga Rabu, 19 September 2018, dini hari.(Baca: Tim Saber Pungli Lembur Hingga Dini Hari di Dinas Dikbud Aceh Utara)[]


