Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting pada tubuh manusia. Jika terdapat gangguan pada mata maka sangat berpengaruh pada aktifitas seseorang yang sampai pada akhirnya menurunkan produktivitasnya.

Hal inilah yang dialami oleh Bapak Husainy Husin yang sehari-hari beraktifitas sebagai pegurus Mesjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. Pertemuan pertama beliau dengan Duta BPJS Kesehatan terjadi pada saat Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie, Aceh menghadiri kegiatan yang diadakan oleh salah satu LSM di Mesjid Agung Al-Falah.

“Sakit mata saya ini sudah sejak tahun 80an dan juga telah dioperasi mata kiri saya dan pasca operasi saya tetap harus menggunakan kacamata tapi tetap saja penglihatan saya masih kabur”, katanya.

Sebagai orang yang tergolong kurang mampu, tentu sangat sulit bagi beliau untuk membeli kacamata baru yang layak dipakai. Melihat Teungku (Tgk) Husainy biasa beliau disapa yang masih terganggu penglihatannya namun tetap dipakainya kacamata tersebut untuk mengaji dengan kondisi frame telah patah, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie, Sri Nurmalia, menyarankan agar beliau memeriksa kembali mata beliau menggunakan kartu JKN-KIS.  

Berselang beberapa bulan Tgk. Husainy mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie khusus untuk mengucapkan terima kasih atas manfaat yang ia memperoleh sebagai peserta JKN-KIS yaitu telah memiliki kacamata baru yang layak untuk dipakai.

 “Alhamdulillah melalui program JKN-KIS saya mendapat kacamata baru yang saat ini saya pakai sehingga dapat membaca Al-Qur’an kembali 4 Juz per harinya dan dapat melakukan aktifitas sebagai pengurus mesjid dengan lebih baik, juga sampai saat ini saya masih rutin kontrol ke poliklinik mata RSUD Tgk. Chik Ditiro Kota Sigli tanpa biaya apapun”, tutupnya.[]